Matakasus.com, Koba – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menghadiri Seminar Nasional Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bangka Tengah yang digelar di Gedung Serba Guna Selawang Segantang, Senin (03/11/2025).
Acara ini mengusung tema “Transformasi PGRI: Meningkatkan Kompetensi dalam Aspek Profesional dan Peran Anggota di dalam Organisasi”, sekaligus menjadi momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 PGRI.
Hadir pula Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, serta Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. yang menjadi narasumber utama dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar PGRI. Ia berharap organisasi guru tertua di Indonesia itu terus berperan aktif meningkatkan profesionalisme dan kualitas pendidikan di daerah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, saya mengucapkan selamat HUT ke-80 PGRI. Semoga PGRI semakin solid dan terus berinovasi. Yang kurang kita benahi, yang sudah baik kita pertahankan, agar kualitas guru dan pendidikan di Babel semakin maju,” ucapnya.
Gubernur juga menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memperkuat sektor pendidikan, terutama pembangunan SMA dan SMK yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kalau Bangka Tengah butuh SMA, kita bangun SMA. Kalau butuh SMK, kita siapkan SMK. Kami menunggu laporan dan usulan dari Pak Bupati. Prinsipnya, pendidikan tetap jadi prioritas utama,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Algafry Rahman menyampaikan rasa bangga atas kiprah PGRI yang selama delapan dekade telah berkontribusi besar bagi kemajuan pendidikan di Indonesia, khususnya di Bangka Tengah.
“Selama 80 tahun, PGRI telah tumbuh menjadi organisasi yang luar biasa. Apa yang disampaikan Pak Gubernur tadi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus berkolaborasi. Pemerintah daerah siap bersinergi dengan PGRI demi peningkatan kualitas pendidikan,” ujar Algafry.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah, dan terus memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Babel serta PGRI.
“Kami di Bangka Tengah selalu membuka ruang kolaborasi. Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk membangun peradaban, dan kami siap berjalan bersama provinsi dan PGRI untuk mewujudkannya,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap perlindungan tenaga pendidik, kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Polres Bangka Tengah dan PGRI Bangka Tengah terkait perlindungan hukum bagi guru.
Usai seminar, Bupati Algafry Rahman dan Gubernur Hidayat Arsani meninjau pameran pendidikan SD dan SMP, serta berinteraksi langsung dengan para guru dan siswa. Suasana berlangsung hangat dan penuh antusiasme, diakhiri dengan sesi swafoto bersama peserta kegiatan. (MK/*)













