Pemkab Bateng Raih Dua Penghargaan di Rakor Penurunan Stunting Babel 2025

Oplus_131072

PANGKALPINANG – Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diselenggarakan oleh DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan berlangsung di Aston Emidary Bangka Hotel pada Kamis (20/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni Terbaik Pertama kategori Kampung Keluarga Berkualitas Tahun 2025 dan Terbaik Kedua kategori Kinerja OPD Kabupaten/Kota bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tahun 2025. Penghargaan diserahkan langsung kepada Wakil Bupati Efrianda dan Kepala DPPKBPPPA Bangka Tengah, Wiwik Susanti.

Wakil Bupati Efrianda menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras sehingga Pemkab Bateng mampu menorehkan prestasi tersebut.

“Alhamdulillah, kita kembali menorehkan capaian positif. Penghargaan Terbaik Kedua Kinerja Perangkat Daerah serta Terbaik Pertama Pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas Tahun 2025 untuk Kampung KB Desa Melabun merupakan bukti kerja keras bersama,” ungkapnya.

Efrianda menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak dalam mendorong terwujudnya keluarga yang sehat, berkualitas, serta komitmen bersama mempercepat penurunan stunting di Bangka Tengah.

“Terima kasih kepada seluruh tim, khususnya DPPKBPPPA Bangka Tengah, yang telah menunjukkan dedikasi tinggi. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” harapnya.

Kepala DPPKBPPPA Bangka Tengah, Wiwik Susanti, turut memberikan apresiasi kepada seluruh Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang berperan besar dalam meraih prestasi tersebut.

“Terima kasih kepada PLKB, terutama PLKB Kecamatan Sungaiselan, yang berhasil mengantarkan Kampung KB meraih predikat Terbaik Pertama. Ini menjadi bukti kuat komitmen kita dalam membangun keluarga yang berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.

Wiwik berharap kerja keras jajaran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dapat membuahkan hasil positif pada tahun 2025, sehingga angka stunting di Bangka Tengah dapat terus ditekan.

“Tahun ini kita belum memperoleh penghargaan terkait penurunan stunting. Semoga melalui kolaborasi lintas OPD dan seluruh stakeholder, kita dapat menorehkan hasil yang lebih baik pada tahun 2025 dan tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya. (*)