Matakasus.com, Koba – Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman bersama Wakil Bupati Efrianda dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri Tablig Akbar yang dirangkaikan dengan peluncuran program Bangka Tengah Berhaji. Kegiatan ini digelar di Masjid Agung Ar Raihan, Kecamatan Koba, Senin (15/12/2025).
Program tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Pangkalpinang. Inisiatif ini dihadirkan untuk memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mempersiapkan dan merencanakan pelaksanaan ibadah haji secara lebih terstruktur. Acara juga diisi tausiah oleh Dr. KH. Muhammad Faiz Syukron Ma’mun.
Dalam sambutannya, Algafry menegaskan bahwa Bangka Tengah Berhaji menjadi pintu awal yang strategis bagi warga untuk mendekatkan diri ke Tanah Suci. Menurutnya, niat yang kuat untuk berhaji perlu diiringi dengan sistem pendukung yang memudahkan akses dan perencanaan.
“Program Bangka Tengah Berhaji yang ditawarkan BSI Cabang Pangkalpinang menjadi langkah awal agar masyarakat semakin dekat dengan Baitullah. Ketika niat sudah ada, insyaallah jalannya akan dibukakan dan keberangkatan dapat dipermudah,” ujar Algafry.
Ia juga menilai tausiah yang disampaikan Kiai Faiz sarat dengan pesan reflektif. Algafry menyebut, esensi haji bukan sekadar perjalanan ibadah, melainkan komitmen spiritual yang menuntut kerendahan hati dan menjauhkan diri dari sikap sombong.
“Banyak pelajaran berharga dari tausiah tadi. Intinya, berhaji adalah komitmen keimanan dan kesadaran untuk menanggalkan kesombongan dalam diri,” tuturnya.
Lebih lanjut, Algafry menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya BSI, atas inisiatif dan kolaborasi yang telah terjalin. Ia berharap program ini benar-benar menjadi solusi nyata bagi masyarakat Bangka Tengah yang ingin menunaikan rukun Islam kelima.
“Saya mengapresiasi BSI atas terselenggaranya kegiatan ini. Momentum ini diharapkan membuka jalan seluas-luasnya bagi masyarakat Bangka Tengah agar dapat mempersiapkan ibadah haji dengan lebih baik,” imbuhnya.
Sementara itu, Islamic Ecosystem Business Solutions Manager Regional Office 3 Palembang PT Bank Syariah Indonesia, Ari Suharso, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bangka Tengah beserta jajaran Pemkab atas kolaborasi yang terbangun dalam peluncuran program tersebut.
“Kami berterima kasih kepada Bupati dan seluruh jajaran Pemkab Bangka Tengah yang telah berkenan bersinergi. Program ini merupakan ikhtiar kami bersama untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dalam merencanakan ibadah haji,” kata Ari.
Ia menjelaskan, kolaborasi ini sejalan dengan misi BSI dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah. Ari menambahkan, masih banyak calon jemaah yang tertunda keberangkatannya akibat keterbatasan finansial, meski masa tunggu haji cukup panjang.
“BSI hadir untuk membantu agar persiapan haji masyarakat bisa lebih terencana, lebih mudah, dan lebih matang,” jelasnya.
Dalam tausiahnya, Dr. KH. Muhammad Faiz Syukron Ma’mun mengingatkan jamaah agar setiap ibadah tidak dimaknai sebatas ritual lahiriah, melainkan dihayati dengan kedalaman hati dan nilai kemanusiaan.
“Setiap amaliah ibadah hendaknya tidak berhenti pada aspek ritual, tetapi dipahami secara mendalam sebagai bentuk penghambaan. Dengan begitu, sepulang haji kita menjadi pribadi yang lebih mendekati kesempurnaan sebagai hamba Allah,” ungkap Kiai Faiz.
Selain peluncuran program Bangka Tengah Berhaji, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan simbolis tabungan haji dan tabungan haji prioritas, bantuan untuk Masjid Agung Ar Raihan Koba, bantuan health security bagi tunggakan pasien tidak mampu, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BSI dan RSUD Abu Hanifah, serta penyerahan hadiah kepada pemenang lomba cerdas cermat islami dan tahfidz Juz 30 antar OPD se-Kabupaten Bangka Tengah.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Bangka Tengah, Sekretaris Daerah, Kepala Kemenag Bangka Tengah, tokoh agama, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah. (MK/*)













