DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Perlindungan Nelayan: Korban Kecelakaan Laut Terima Santunan serta Beasiswa Pendidikan Anak dari PT Timah Tbk

Matakasus.com, Bangka — Program perlindungan sosial yang difasilitasi PT Timah Tbk melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kembali memberikan dampak nyata bagi masyarakat pesisir. Keluarga Hasanuddin (42), nelayan asal Sungailiat, Kabupaten Bangka, menerima santunan setelah yang bersangkutan meninggal dunia akibat tersambar petir saat melaut. Sabtu (27/12/2025).

Santunan tersebut disalurkan oleh BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang kepada ahli waris dengan total nilai Rp233.500.000. Bantuan itu mencakup Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp70.000.000 serta beasiswa pendidikan bagi dua anak almarhum senilai Rp163.500.000 yang akan menopang pendidikan mereka hingga jenjang perguruan tinggi.
Peristiwa kecelakaan laut itu terjadi di perairan Karang Lakorek, Sungailiat, ketika Hasanuddin tengah menangkap ikan bersama anaknya, Bahar (12).

Sebelumnya, PT Timah Tbk juga telah memberikan bantuan biaya pengobatan kepada Bahar sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keluarga korban.
Bupati Bangka, Fery Insani, mengatakan pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan setelah menerima laporan kejadian tersebut. Ia menyebut kepesertaan almarhum masih aktif karena difasilitasi oleh PT Timah Tbk, sehingga hak santunan dapat segera direalisasikan.

Fery mengapresiasi peran PT Timah Tbk yang dinilainya tidak hanya menjalankan aktivitas produksi, tetapi juga memperhatikan aspek perlindungan sosial masyarakat sekitar, khususnya nelayan yang memiliki tingkat risiko kerja tinggi. Menurutnya, manfaat jaminan sosial ini jauh lebih berkelanjutan dibandingkan bantuan sesaat.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang, Evi Haliyati Rachmat, menjelaskan bahwa Hasanuddin tercatat sebagai peserta aktif dari kelompok nelayan binaan PT Timah Tbk. Karena itu, ahli waris berhak menerima seluruh manfaat JKK, termasuk beasiswa pendidikan bagi anak.

Ia menegaskan, penyaluran santunan ini mencerminkan kehadiran negara melalui BPJS Ketenagakerjaan serta sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam memperluas perlindungan sosial bagi pekerja sektor informal. Program ini sekaligus memperkuat komitmen PT Timah Tbk untuk tumbuh bersama masyarakat pesisir secara berkelanjutan. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah