DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Dorong Hasil Tangkapan Nelayan, PT Timah Tbk Salurkan Bantuan di Air Gantang

Matakasus.com, Bangka BaratPT Timah Tbk kembali merealisasikan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dengan menyalurkan bantuan sarana perikanan kepada Kelompok Nelayan Penganak Air Gantang, Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Sabtu (24/1/2026).

Program bantuan bagi nelayan ini merupakan agenda rutin PT Timah Tbk di wilayah operasional perusahaan. Melalui dukungan tersebut, perusahaan berharap produktivitas nelayan dapat meningkat sehingga berdampak langsung pada perbaikan taraf hidup masyarakat pesisir.

Bantuan yang diberikan meliputi kawat bubu, tali untuk pembuatan rumpon, serta satu unit mesin tempel berkekuatan 9,5 PK. Seluruh peralatan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan nelayan setempat yang mayoritas masih mengandalkan alat tangkap tradisional, seperti bubu dan rumpon, dalam aktivitas melaut sehari-hari.

Ketua Kelompok Nelayan Penganak Air Gantang, Harman, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat tepat sasaran, mengingat kondisi geografis Dusun Penganak yang berbatasan langsung dengan laut. Kelompok Nelayan Penganak sendiri memiliki hampir 100 anggota yang berasal dari beberapa dusun, termasuk Dusun Penganak.

“Kebutuhan nelayan di sini seperti pasang bubu dan membuat rumpon. Mesin tempel juga sangat membantu nelayan yang sebelumnya hanya bisa bergerak di sekitar pinggir karena mesinnya kecil,” ujar Harman.

Ia menjelaskan, mesin tempel tersebut tidak dimiliki secara pribadi, melainkan digunakan secara bergiliran oleh seluruh anggota kelompok. Skema ini diterapkan agar bantuan dapat dirasakan secara merata dan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.
“Kalau sesuai aturan kelompok, bantuan ini tidak boleh dimiliki perorangan. Digilir agar semua nelayan bisa merasakan manfaatnya. Jadi benar-benar untuk kepentingan bersama,” tambahnya.

Harman juga menilai bahwa aktivitas nelayan dan pertambangan di wilayah Penganak dapat berjalan berdampingan. “Kalau dikelola dengan baik, aktivitas pertambangan dan nelayan di laut bisa saling berdampingan. Ini jadi dua sumber ekonomi masyarakat yang bisa berjalan bersama, asal saling pengertian,” katanya.

Melalui program ini, PT Timah Tbk terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi lokal dan pembangunan berkelanjutan masyarakat pesisir. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.