DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Wakil Wali Kota Pangkalpinang Apresiasi Dies Natalis ke-20 UBB, Soroti Peran Perempuan di Dunia Akademik

Oplus_131072

PANGKALPINANG — Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, turut hadir dalam peringatan Dies Natalis ke-20 Universitas Bangka Belitung (UBB), yang digelar di Balai Utama De Universitaria UBB, Senin (13/4/2026). Pada kesempatan tersebut, ia juga menyaksikan prosesi pengukuhan guru besar yang menjadi momen penting bagi dunia akademik di daerah.

Dalam sambutannya, Dessy menyampaikan rasa bangga dan penghargaan atas capaian UBB yang terus berkembang sebagai institusi pendidikan tinggi unggulan di Negeri Serumpun Sebalai. Ia berharap, kemajuan tersebut dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Kami menyampaikan selamat atas pengukuhan ini. Semoga ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat luas dan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah,” ujarnya.

Perayaan Dies Natalis kali ini terasa semakin istimewa dengan dikukuhkannya tiga guru besar baru, yang seluruhnya merupakan perempuan. Ketiganya berasal dari disiplin ilmu yang berbeda, yakni pariwisata, hukum, serta sumber daya manusia.

Sebagai seorang perempuan, Dessy mengaku terharu sekaligus bangga melihat pencapaian tersebut. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa perempuan memiliki kapasitas yang sama untuk berkontribusi di berbagai bidang strategis.

“Ini menjadi kebanggaan tersendiri. Perempuan tidak lagi dipandang sebelah mata. Kini perempuan sudah mampu menunjukkan kualitasnya, tidak hanya di ranah domestik, tetapi juga di bidang ilmu pengetahuan, sosial, hingga politik,” ungkapnya.

Ia pun berharap, para guru besar yang baru dikukuhkan dapat mengimplementasikan keilmuan mereka untuk kepentingan masyarakat luas, termasuk mendukung program-program Pemerintah Kota Pangkalpinang.
“Semoga capaian ini mampu mendorong kemajuan di berbagai sektor, baik pariwisata, hukum, maupun SDM, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di Kota Pangkalpinang,” tambahnya.

Terkait peluang kerja sama beasiswa antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dan UBB bagi mahasiswa asli daerah, Dessy menyebutkan bahwa rencana tersebut masih memerlukan pembahasan lebih lanjut.

“Kita tentu berharap ada kerja sama seperti itu. Namun, perlu dilakukan kajian terlebih dahulu, termasuk melihat kemampuan anggaran serta arahan dari Wali Kota. Jadi belum bisa dipastikan, harus melalui proses diskusi lebih lanjut,” tutupnya. (MK/*)