DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Dari Bantuan Sembako sampai Kebun Cabai, TJSL PT Timah Tbk Dorong Kesejahteraan Warga Bangka Selatan

PANGKALPINANGPT Timah Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di wilayah operasional perusahaan, termasuk di Kabupaten Bangka Selatan. Beragam program yang dijalankan perusahaan dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari bantuan sosial hingga pengembangan sektor pertanian. Kamis (21/5/2026).

Pelaksanaan program TJSL tersebut terwujud melalui sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Melalui komunikasi dan koordinasi yang berjalan baik, berbagai kebutuhan masyarakat dapat diakomodasi melalui program sosial, kesehatan, ekonomi, hingga pemberdayaan pertanian.

Camat Simpang Rimba, Normansyah, mengatakan PT Timah Tbk selama ini telah menyalurkan berbagai bantuan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Sejauh ini sudah banyak bantuan yang diberikan, seperti bantuan sembako, sapi kurban setiap tahun, hingga program pengembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya dalam pembahasan pembaruan RIPPM PT Timah di Bangka Selatan beberapa waktu lalu.

Ia berharap kolaborasi antara perusahaan dan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus berlanjut guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Normansyah juga menyampaikan harapan terkait dukungan pembangunan jembatan di Desa Permis dan Desa Rajik, Kecamatan Simpang Rimba, untuk menunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas operasional di wilayah tersebut.

“Harapannya program-program yang dijalankan ke depan semakin memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bangka Selatan,” katanya.

Kepala Desa Paku, Palmori, turut mengapresiasi berbagai bantuan yang telah diberikan perusahaan kepada masyarakat desanya, khususnya di bidang pertanian dan kesehatan.

“Kami menerima bantuan sapi kurban, pengembangan kebun cabai, serta program pengobatan gratis yang sangat membantu masyarakat,” jelas Palmori.

Menurutnya, program pengembangan kebun cabai membawa dampak positif bagi warga. Bahkan, hasil panen cabai pada 2025 mendorong masyarakat menggelar Panen Raya sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan sektor pertanian desa.

Palmori berharap layanan kesehatan gratis dapat kembali dilaksanakan secara rutin. Selain itu, masyarakat juga mengharapkan dukungan di bidang lingkungan dan pertanian, seperti bantuan mobil pengangkut sampah, sarana air bersih, serta alat pengolahan hasil pertanian cabai.

“Alhamdulillah, program-program ini sangat membantu warga dan mendorong kemandirian masyarakat, khususnya di bidang pertanian,” ucapnya. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.