DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

PT Timah dan Polres Bangka Barat Sinergi Kelola Lahan Eks Tambang dengan Pohon Produktif

BANGKA BARAT — PT Timah Tbk bersama Polres Bangka Barat, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta masyarakat Desa Air Limau berkolaborasi melakukan penanaman pohon produktif di lahan eks tambang yang berada di Desa Air Limau, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemanfaatan lahan pascatambang agar kembali memiliki fungsi yang bermanfaat, baik dari sisi ekologis maupun ekonomi. Melalui penanaman tanaman produktif, lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

Adapun jenis pohon yang ditanam meliputi berbagai tanaman buah, seperti durian, lengkeng, dan rambutan. Penanaman ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diinisiasi Polres Bangka Barat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini diisi dengan sejumlah kegiatan sosial yang diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, kami melaksanakan sejumlah kegiatan sosial seperti penanaman pohon, pemangkasan pohon yang mengganggu akses jalan, serta aksi bersih-bersih jalan, tempat ibadah, dan kawasan pantai,” katanya.

Menurut Kapolres, sinergi lintas sektor dalam kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara institusi dan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk PT Timah yang turut berkontribusi dalam kegiatan penanaman pohon ini. Semoga apa yang dilakukan bersama dapat membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, mengapresiasi kolaborasi antara Polres Bangka Barat dan PT Timah dalam mengoptimalkan lahan eks tambang yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Kita mengapresiasi inisiatif ini. Daripada lahan dibiarkan kosong, lebih baik ditanami pohon yang nantinya bisa memberikan manfaat ekonomi maupun lingkungan. Semoga tanaman yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Air Limau, Mexi Diansah, menilai kegiatan tersebut sebagai langkah reklamasi berbasis produktivitas dan keberlanjutan.

“Lahan eks tambang ini tidak hanya dipulihkan, tetapi juga bisa menghasilkan sesuatu yang bernilai. Dengan menanam tanaman produktif, ke depan masyarakat dapat merasakan manfaat ekonomi dari lahan pasca tambang,” ujarnya. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.