DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR
DESKRIPSI_GAMBAR

Dari Bangka ke China, PT Timah Tbk Dukung Cantabile Bawa Harmoni Melayu ke Panggung Asia

MATAKASUS.COM, PANGKALPINANG — Dari tanah Bangka Belitung, harmoni musik Melayu bersiap menembus panggung Asia. PT Timah Tbk memberikan dukungan kepada Cantabile Musik Bangka yang akan ambil bagian dalam Rising Stars Festival 2026 by Asia All Star Festival di Zhengzhou, China, pada 16–19 Oktober 2026.

Keikutsertaan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda Bangka Belitung untuk memperkenalkan kekayaan seni dan identitas budaya daerah melalui sajian musik yang memadukan tradisi dengan sentuhan kontemporer.

Cantabile Musik Bangka akan mengusung konsep artistik “Harmony of Nusantara: Malay Rhythms from Bangka to Asia”. Konsep ini mengeksplorasi kekayaan musik Melayu Bangka dan keberagaman musik Nusantara melalui perpaduan instrumen tradisional dan aransemen kekinian.

Founder Cantabile Music, Alfris Sarwinto, mengatakan keikutsertaan dalam festival internasional tersebut menjadi momentum penting bagi siswa dan pelatih untuk membawa nama Bangka Belitung melalui musik.

“Kami membawa siswa dan pelatih untuk mengangkat kekayaan Bangka Belitung melalui musik. Jadi bukan hanya tampil, tetapi kami tampil mengenalkan identitas daerah kita di tingkat internasional,” kata Alfris.

Dalam penampilannya, Cantabile akan membawakan komposisi musik daerah Bangka yang terinspirasi dari lagu “Gajah Manunggang”. Sajian tersebut diperkuat instrumen tradisional, seperti dambus dan talempong, yang dirangkai dalam aransemen musikal modern. Identitas daerah juga akan ditonjolkan melalui busana tradisional Bangka Belitung.

Alfris menyebut dukungan PT Timah Tbk bukan kali pertama diterima Cantabile. Dukungan serupa sebelumnya diperoleh saat mengikuti ajang musik di Singapura.

“Waktu ke Singapura kami mendapat dukungan dari PT Timah. Ini yang kedua. Kalau saya menerima manfaatnya langsung, kita tahu bukti nyatanya bahwa PT Timah mendukung musik, seni, dan pendidikan,” ujar Alfris.

Menurut Alfris, dukungan terhadap generasi muda sangat diperlukan karena tidak sedikit siswa berbakat yang memiliki kemampuan bersaing di tingkat nasional maupun internasional, tetapi terkendala pembiayaan.

Cantabile Music didirikan Alfris pada 2019 dan kini memiliki sekitar 300 siswa. Sejak 2023, lembaga tersebut mengembangkan tim musik tradisional etnik yang terdiri atas siswa dan guru untuk mengangkat komposisi serta instrumen khas Bangka Belitung.

Cantabile telah mengikuti berbagai kegiatan musik internasional sejak 2022, di antaranya di Penang, Malaysia, Bali, Singapura, dan Korea. Kini, kelompok tersebut kembali membawa identitas musik tradisional Bangka Belitung ke panggung internasional di China. (/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.