DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR
DESKRIPSI_GAMBAR

PT Timah Tbk Perluas Intervensi Pencegahan Stunting, dari Hunian Sehat hingga Pola Asuh

MATAKASUS.COM, PANGKALPINANG — Pencegahan stunting tidak semata bertumpu pada pemenuhan asupan gizi. Kualitas hunian, sanitasi, akses air bersih, serta pola pengasuhan turut menjadi elemen penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Komitmen tersebut turut diperkuat PT Timah Tbk melalui sejumlah program sosial yang menyasar keluarga berisiko stunting di wilayah operasional perusahaan. Berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), perusahaan menghadirkan intervensi yang mencakup aspek nutrisi dan nonnutrisi.

Salah satunya melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Di Kelurahan Ampui, Kecamatan Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang, PT Timah Tbk mendukung pembangunan rumah layak huni bagi tiga keluarga penerima manfaat yang masuk kategori berisiko stunting.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan kondisi rumah, sanitasi, akses air bersih, dan lingkungan tempat tinggal merupakan bagian yang perlu diperhatikan dalam upaya mencegah stunting.

“Salah satu penyebab stunting memang rumah yang kurang layak. Karena itu, sanitasi, akses air bersih, dan kondisi lingkungan tempat tinggal menjadi perhatian. Pencegahan harus dilakukan sejak 1.000 hari pertama kehidupan,” ujar Wihaji.

Di Kabupaten Belitung Timur, dukungan serupa diwujudkan melalui pembangunan jamban sehat bagi dua keluarga di Desa Burung Mandi. Kepala DPMDPPKB Kabupaten Belitung Timur, Melta Indah Nurhayati, menyebut PT Timah Tbk aktif mendukung GENTING melalui bantuan nutrisi maupun nonnutrisi.

“Seperti mitra Genting lainnya, PT Timah aktif sebagai mitra yang mendukung program Genting, baik dalam bentuk bantuan nutrisi maupun non-nutrisi,” kata Melta.

Selain aspek hunian dan sanitasi, PT Timah Tbk turut memperkuat edukasi pengasuhan melalui program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di Bangka Barat. Program ini memberikan pendampingan kepada orang tua dan pengasuh terkait pola asuh yang positif, berkualitas, dan ramah anak.

Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Bangka Barat Sarbudiyono mengatakan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Anak usia dini adalah anak-anak yang harus mendapatkan perhatian luar biasa dari semua pihak, terutama keluarga. Pendidikan yang utama adalah pendidikan keluarga,” katanya.

Ketua Tim KSPK Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs. Zuwaldi Batubara, turut mengapresiasi kontribusi PT Timah dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

“PT Timah sangat luar biasa memberikan kontribusi dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Bukan hanya di Bangka Barat, tetapi dalam skala Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah menunjukkan kontribusinya terhadap tumbuh kembang anak,” katanya.

Beragam intervensi tersebut menegaskan pentingnya pendekatan terpadu dalam pencegahan stunting, mulai dari nutrisi, hunian dan sanitasi yang layak hingga penguatan kapasitas keluarga. (/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.