DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR
DESKRIPSI_GAMBAR

Empat Faktor Penentu Mutu Pendidikan, Wali Kota Pangkal Pinang Dorong SMP Santa Theresia Naik Kelas

MATAKASUS.COM, PANGKALPINANG — Peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan dukungan berbagai aspek, mulai dari kelengkapan fasilitas sekolah, kompetensi guru, sistem pembelajaran, hingga tenaga pendukung. Empat faktor tersebut menjadi perhatian Wali Kota Pangkal Pinang, Prof. Saparudin, dalam mendorong peningkatan mutu dan daya saing pendidikan di daerah.

Pesan itu disampaikan Saparudin saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 SMP Santa Theresia, Rabu (30/9/2026). Menurutnya, perjalanan panjang sekolah tersebut harus menjadi pijakan untuk terus berbenah dan menghasilkan pendidikan yang semakin berkualitas.

Ia berharap usia 75 tahun tidak hanya menjadi catatan perjalanan institusi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kualitas pembelajaran serta meningkatkan kemampuan sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.

“Kita harapkan dengan usia yang ke-75 tahun ini menjadi sebuah momentum untuk terus meningkatkan mutu dan daya saing sekolah ini pada masa-masa yang akan datang,” ujar Saparudin.

Ia menjelaskan, faktor pertama yang menunjang kualitas pendidikan adalah sarana dan prasarana. Dalam pandangannya, SMP Santa Theresia telah memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, termasuk ruang kelas dan bangunan sekolah bertingkat tiga.

“Sekolah ini luar biasa, sarana prasarana pendukung, ruang kelas, gedung sudah tiga lantai, ruang belajar yang sudah baik,” katanya.

Faktor kedua adalah kompetensi tenaga pendidik. Saparudin mengingatkan bahwa perubahan ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi informasi berlangsung begitu cepat. Karena itu, guru perlu terus memperbarui pengetahuan, meningkatkan keterampilan, serta menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan zaman.

“Di era teknologi informasi seperti sekarang ini, ilmu pengetahuan sangat cepat berubah, sangat cepat berkembang, sehingga para guru dituntut untuk terus meningkatkan kemampuannya,” ungkapnya.

Selanjutnya, sistem pendidikan menjadi faktor ketiga yang tidak kalah penting. Dengan pengalaman selama 75 tahun, SMP Santa Theresia dinilai telah memiliki fondasi dan tata kelola pendidikan yang relatif mapan. Fondasi tersebut diharapkan tetap dijaga sekaligus dikembangkan agar mampu menjawab kebutuhan pendidikan masa kini dan mendatang.

“Dengan sistem pendidikan yang sudah mantap dan stabil ini, SMP Theresia akan terus berkembang menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang,” tuturnya.

Adapun faktor keempat ialah keberadaan tenaga penunjang pendidikan. Saparudin menegaskan bahwa keberhasilan sekolah tidak hanya bergantung pada guru, tetapi juga melibatkan kepala sekolah, jajaran manajemen, yayasan, serta petugas yang mendukung operasional laboratorium dan perpustakaan.

Seluruh unsur tersebut harus berjalan beriringan agar proses pendidikan berlangsung efektif dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

Melalui penguatan keempat aspek itu, Saparudin berharap SMP Santa Theresia dapat terus melahirkan lulusan berkualitas. Ia juga menginginkan para siswa tidak hanya mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA di Pangkal Pinang, tetapi berkesempatan meraih prestasi hingga tingkat nasional dan internasional.

“Itu adalah harapan kita semua, tentu juga harapan kami sebagai Pemerintah Kota Pangkal Pinang,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Saparudin turut menyampaikan apresiasi atas partisipasi SMP Santa Theresia dalam berbagai agenda Pemerintah Kota Pangkal Pinang, terutama kegiatan yang diselenggarakan bersama Dinas Pendidikan.

Ia menilai keterlibatan sekolah dalam kegiatan pemerintah daerah, termasuk melalui penampilan drum band, merupakan bentuk kontribusi positif dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan dan pemerintahan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada SMP Theresia yang sering kali mengikuti kegiatan-kegiatan di Pemerintah Kota Pangkal Pinang dan khususnya di Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang,” pungkasnya. (/*)