DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Basement atau Kolam Renang? Basement RSUD Depati Hamzah Hadirkan “Fasilitas Air” untuk Kendaraan

MATAKASUS.COM|PANGKALPINANG — Alih-alih menjadi fasilitas parkir yang aman dan representatif, basement di RSUD Depati Hamzah justru menghadirkan pemandangan yang lebih mirip kolam penampungan air. Genangan terlihat hampir merata di sebagian besar area lantai, menciptakan kesan ironis: kendaraan yang masuk bukan hanya parkir, tetapi seolah “dipersilakan berenang”. Sabtu (28/3/2026).

Dari pantauan di lapangan, air menggenang dengan ketinggian bervariasi, membentuk kubangan luas yang berpotensi membahayakan pengendara. Lantai beton tampak basah menyeluruh, dengan beberapa titik bahkan menunjukkan bekas endapan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius: apakah sistem drainase memang tidak berfungsi, atau sejak awal tidak dirancang dengan matang?
Lebih ironis lagi, area yang seharusnya menunjang pelayanan publik justru berpotensi merugikan masyarakat.

Pengunjung yang memarkirkan kendaraan di basement tampak harus berjalan dengan cara “lompat sana-sini” demi menghindari genangan air yang menguasai hampir seluruh permukaan lantai. Situasi ini jelas tidak hanya menyulitkan, tetapi juga berisiko menyebabkan kecelakaan. Di sisi lain, kendaraan yang terparkir dalam kondisi seperti ini berpotensi mengalami kerusakan, mulai dari komponen bawah yang terendam air hingga ancaman korosi jika genangan dibiarkan dalam jangka waktu lama.

Proyek pembangunan basement ini pun tak luput dari sorotan. Publik berhak mengetahui berapa anggaran yang digelontorkan, siapa pelaksana proyek, serta bagaimana pengawasan dilakukan hingga menghasilkan kondisi seperti ini. Apakah ini sekadar kelalaian teknis, atau cerminan lemahnya perencanaan dan pengawasan?

Sarkasme pun tak terhindarkan: mungkin ini inovasi baru—parkir dengan bonus uji ketahanan kendaraan terhadap air. Namun di balik ironi tersebut, ada fakta yang sulit dibantah—fasilitas publik ini gagal menjalankan fungsinya secara optimal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan penjelasan resmi. Hak jawab terbuka bagi manajemen RSUD Depati Hamzah, dinas teknis, maupun pihak kontraktor untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan atas kondisi basement yang tergenang ini. (MK/*)