DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Bupati Algafry Tandai Peresmian Jembatan Sungai Kelintang Bertepatan Hari Bakti PU

Oplus_131072

Matakasus.com, Pangkalanbaru — Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, meresmikan Jembatan Sungai Kelintang yang berlokasi di Jalan Gang Sempit, Kecamatan Pangkalanbaru, Jumat (12/12/2025). Peresmian tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80. Keberadaan jembatan ini menjadi sarana penghubung utama antara Desa Padang Baru dan Desa Benteng yang memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat.

Dalam sambutannya, Algafry mengungkapkan bahwa jembatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah hingga roboh beberapa tahun lalu. Kondisi tersebut sempat menghambat arus lalu lintas warga serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di kedua desa. Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah kemudian mengambil langkah perbaikan melalui kajian teknis dan perencanaan yang matang.

Algafry menjelaskan, kerusakan jembatan disebabkan oleh penurunan pondasi bagian bawah sehingga abutmen tidak lagi mampu menahan beban konstruksi. Menyikapi hal tersebut, Pemkab Bangka Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (DPUTRP) melakukan pembangunan ulang dengan struktur yang lebih kuat dan aman.

Menurut Bupati, kehadiran jembatan baru ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat, memangkas waktu tempuh, serta mendukung pergerakan ekonomi warga. Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat jembatan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Algafry menegaskan agar tidak ada aktivitas yang berpotensi merusak struktur jembatan, termasuk penambangan di sekitar aliran sungai.

Sementara itu, Kepala DPUTRP Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra, menjelaskan bahwa konstruksi lama menggunakan beton bertulang dengan abutmen pasangan batu yang akhirnya runtuh akibat gerusan dan penurunan muka air tanah. Pada pembangunan terbaru, jembatan dirancang menggunakan beton bertulang dengan pondasi sumuran guna memastikan kekuatan dan stabilitas struktur.

Fani menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Sungai Kelintang dibiayai melalui APBD Kabupaten Bangka Tengah Tahun Anggaran 2025 dengan alokasi Biaya Tak Terduga (BTT) senilai Rp2,32 miliar. Pekerjaan dimulai pada 21 Juli 2025 dan ditargetkan selesai pada 17 Desember 2025, dengan seluruh proses berjalan sesuai rencana.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Bangka Tengah. Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyalurkan 50 paket sembako kepada warga Desa Padang Baru dan Desa Benteng. Salah seorang warga, Ayan (61), menyampaikan rasa syukur atas perbaikan jembatan dan bantuan yang diberikan, yang dinilainya sangat membantu masyarakat setempat. (MK/*)