DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Dorong SDM Profesional, PT Timah Tbk Fokuskan Pelatihan Strategis bagi Pekerja

BANGKA — Upaya penguatan kualitas sumber daya manusia terus dilakukan PT Timah Tbk melalui penyelenggaraan berbagai program pelatihan terpadu bagi karyawan. Program ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memastikan peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta keselamatan kerja di seluruh lini operasional. Jumat (30/1/2026).

Pelatihan yang dilaksanakan meliputi In House Training berupa Training of Trainer (TOT), Diklat Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) bersertifikasi Kementerian Ketenagakerjaan RI, serta pelatihan teknis penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur SDM PT Timah Tbk, Ratih Mayasari, dan dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elius Gani, Direktur PT Mitra Sinergi Internasional Rini Apriliani, serta tim instruktur dari PT Fresh Galang Mandiri. Pelatihan berlangsung di Pemali Learning Center PT Timah Tbk, Selasa (27/1/2026).

Ratih Mayasari menegaskan, ketiga materi pelatihan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja perusahaan. Program TOT dirancang untuk mencetak instruktur internal yang kompeten agar mampu mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada karyawan lainnya secara berkelanjutan. Sementara pelatihan penyusunan SOP bertujuan memastikan setiap proses bisnis memiliki pedoman kerja yang jelas, sistematis, dan dapat diterapkan di lapangan, bukan sekadar formalitas dokumen.

Selain itu, Diklat P3K dinilai sebagai keterampilan dasar yang wajib dimiliki karyawan, terutama dalam menghadapi potensi risiko kecelakaan kerja maupun kondisi darurat lainnya. “SOP terlihat sederhana, tetapi ketika terjadi sesuatu dan dilakukan pemeriksaan, hal pertama yang dilihat adalah SOP. Membuat SOP tidak mudah karena harus memahami proses bisnis dan memastikan dapat diterapkan di lapangan,” ujarnya.

Kepala Disnaker Babel, Elius Gani, mengapresiasi konsistensi PT Timah Tbk dalam mengimplementasikan K3 sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Ia berharap K3 benar-benar menjadi budaya kerja demi mewujudkan target zero accident.
Manfaat pelatihan juga dirasakan langsung oleh karyawan lapangan.

Andry Eka Saputra menyebut pelatihan P3K sangat krusial bagi pekerja tambang karena menuntut kesiapsiagaan tinggi dalam situasi darurat. Ia berharap pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara rutin guna menjaga kompetensi seluruh personel. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.