DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Ini Langkah Konkret PT Timah dalam Perbaikan Tata Kelola Perusahaan 

MATAKASUS.COM|PANGKALPINANGPT Timah Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki tata kelola pertambangan timah agar lebih transparan, tertib, dan berkelanjutan. Pembenahan ini tidak hanya dilakukan di internal perusahaan, tetapi juga melibatkan para pemangku kepentingan dalam rantai bisnis pertambangan. Senin (9/3/2026).

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mensosialisasikan rencana perbaikan tata kelola kepada mitra usaha, khususnya Perusahaan Jasa Penambangan (PJP). Kegiatan sosialisasi tersebut digelar di Graha Timah pada Kamis (5/3/2026) dan dihadiri Direktur Operasi PT Timah Tbk Handy Geniardi serta Direktur Produksi dan Komersial PT Timah Tbk Ilhamsyah Mahendra.

Direktur Operasi PT Timah Tbk Handy Geniardi menjelaskan bahwa perusahaan sedang melakukan pembenahan sistem kerja sama pertambangan guna menciptakan tata kelola yang lebih baik dan memberikan kepastian bagi semua pihak yang terlibat.

“Tujuan sosialisasi ini adalah untuk menjelaskan langkah-langkah tata kelola yang akan kita perbaiki di PT TIMAH agar semua pihak memiliki pemahaman yang sama,” kata Handy.

Ia menyebutkan terdapat tujuh poin perubahan utama dalam sistem kerja sama pertambangan, antara lain perubahan skema kemitraan menjadi PJP, pengaturan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan penambangan, pengolahan bijih di Stasiun Pengumpul (STP), pengaturan transportasi bijih, sistem pembayaran jasa hasil timah, kerja sama dengan koperasi, serta penguatan peran penambangan yang dilakukan langsung oleh PT Timah Tbk.

Sementara itu, Direktur Produksi dan Komersial PT Timah Tbk Ilhamsyah Mahendra menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dan administrasi bagi seluruh mitra usaha.

“Tujuh inisiatif ini kita lakukan bersama-sama untuk memperbaiki tata kelola pertambangan dan aspek administratif. Dengan tata kelola yang baik, kita semua bisa menjalankan aktivitas bisnis dengan lebih tenang, tertib, dan saling menguntungkan,” ujarnya.

Selain itu, Direktur SDM PT Timah Tbk Ratih Mayasari juga memberikan motivasi kepada karyawan melalui program Bincang Transformasi agar tetap adaptif, mengutamakan keselamatan kerja, dan menjaga semangat dalam menghadapi perubahan.

Beberapa waktu lalu, PT Timah Tbk juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) serta Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait tata kelola pertambangan dan kemitraan dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari Kejaksaan Agung, Lemhanas, Kementerian ESDM, dan Kejaksaan.

Dalam upaya memperkuat kepatuhan hukum, PT Timah Tbk juga menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Agung RI terkait penanganan masalah hukum perdata dan tata usaha negara.
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi perusahaan dalam mewujudkan tata kelola pertimahan yang lebih akuntabel, transparan, dan selaras dengan prinsip kepatuhan hukum dalam setiap aktivitas operasional. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.