DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Kepedulian dari Operasional Tambang, PT TIMAH Tbk Salurkan Bantuan dan Perkuat Ekonomi Lokal Tanjung Ratu

BANGKA — Peran perusahaan pertambangan tidak hanya terlihat melalui kontribusi ekonomi, tetapi juga melalui dampak sosial yang langsung dirasakan masyarakat. PT TIMAH Tbk menjadi salah satu perusahaan yang secara konsisten menghadirkan program bantuan dan pemberdayaan sebagai wujud komitmen terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Di Dusun Tanjung Ratu, Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, kepedulian tersebut diwujudkan melalui pembagian ratusan paket sembako. Program ini terlaksana berkat kolaborasi antara PT TIMAH Tbk dan mitra usahanya, CV Tiga Saudara, yang sejak beberapa tahun terakhir aktif bersinergi membantu warga.

Bendahara Masjid Jami’ Al Barakah yang juga Ketua Pembangunan Desa Rebo, Ardi Bin Holi, menyampaikan bahwa selama tahun 2025 pihaknya bersama PT TIMAH Tbk telah menyalurkan total 550 paket sembako kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa penyaluran pertama mencapai 219 paket, sementara pembagian tahap kedua sebanyak 331 paket yang disalurkan dalam rentang dua bulan terakhir.

Menurut Ardi, keberadaan aktivitas penambangan di wilayah mereka turut memberi ruang bagi pembangunan fasilitas keagamaan dan sosial. Ia mengingat bahwa pada 2017 mereka baru memulai pembangunan satu masjid. Seiring berjalannya waktu, dukungan dari program CSR yang bersumber dari aktivitas pertambangan membantu menyelesaikan pembangunan tiga masjid tambahan hingga tahun 2022.

Berbagai bantuan tersebut, lanjut Ardi, dikelola secara terbuka dan disusun dalam bentuk program agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Salah satunya adalah pembangunan depo air minum isi ulang yang kini menjadi fasilitas bersama warga Dusun Tanjung Ratu.

Ardi juga menuturkan bahwa pihaknya tengah merancang pengembangan usaha baru di sektor pertanian dan perdagangan sebagai langkah ekonomi jangka panjang pascapertambangan. Menurutnya, keberadaan potensi timah selama ini menjadi penggerak utama pembangunan desa, sebagaimana dahulu sektor timah juga menjadi fondasi awal pembangunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Model pembangunan yang kami terapkan meniru hal itu. Selama ada potensi timah, kami manfaatkan untuk menyiapkan pondasi ekonomi agar ketika aktivitas tambang berakhir, masyarakat tetap memiliki usaha yang mandiri,” jelasnya.

Ia mengapresiasi kontribusi PT TIMAH Tbk yang menurutnya telah memberi banyak manfaat bagi warga Dusun Tanjung Ratu. Mulai dari penyediaan sembako, pembangunan sarana ibadah, hingga fasilitas umum lainnya.

“Terima kasih kepada PT TIMAH Tbk. Banyak hal yang bisa kami wujudkan karena adanya dukungan dan kehadiran perusahaan di dusun kami,” ujar Ardi. (MK/*)