PAUD HI Bangka Tengah Dorong Layanan Terpadu untuk Anak Usia Dini di TK Santa Theresia 3

Oplus_131072

Matakasus.com, Pangkalanbaru — Pokja Bunda PAUD Bangka Tengah bersama Bidang PAUDNI Dinas Pendidikan kembali melaksanakan kegiatan pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI). Program yang bertujuan memperkuat layanan dasar anak usia dini ini digelar di TK Santa Theresia 3, Desa Jeruk, Kecamatan Pangkalanbaru, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan turut melibatkan berbagai OPD yang memiliki peran dalam pemenuhan kebutuhan anak, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dindukcapil, DPPKBPPPA, Kementerian Agama, HIMPAUDI, IGTKI, hingga Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bangka Tengah. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan bahwa PAUD HI merupakan program yang memadukan pendidikan, kesehatan, layanan identitas, serta dukungan keluarga secara terpadu.

Bunda PAUD Bangka Tengah, Eva Algafry, menyampaikan bahwa PAUD HI bertujuan memastikan setiap anak mendapatkan stimulasi optimal sejak dini. Pada kesempatan tersebut, narasumber dari Dindukcapil dan Dinas Kesehatan memberikan materi seputar hak-hak anak, kesehatan keluarga, dan pentingnya dokumen kependudukan.

Eva mengapresiasi antusiasme pihak sekolah dan orang tua yang hadir. Menurutnya, keterlibatan orang tua merupakan kunci keberhasilan pendidikan anak usia dini. “Kami melihat dukungan luar biasa dari orang tua. Sinergi seperti ini menunjukkan bahwa sekolah dan keluarga berjalan bersama dalam mendampingi perkembangan anak,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kembali kebijakan wajib belajar satu tahun pra-sekolah bagi anak usia 4–6 tahun. Menurutnya, periode 0–6 tahun adalah masa emas yang tidak boleh terlewatkan. “Pada usia ini, otak dan karakter anak berkembang sangat cepat. PAUD menjadi ruang penting bagi mereka untuk mendapatkan stimulasi yang tepat,” terangnya.

Eva menekankan bahwa meskipun aktivitas PAUD terlihat seperti bermain, seluruh kegiatan memiliki nilai pembelajaran. “Melalui permainan, anak belajar disiplin, berani mencoba, bertanggung jawab, dan bekerja sama. Ini pondasi karakter yang mereka butuhkan kelak,” katanya.

Salah satu orang tua murid, Christina (34), mengungkapkan bahwa pendidikan PAUD membawa dampak besar pada perkembangan putrinya, Orlee. Ia merasa bangga melihat kemajuan anaknya dalam kemampuan membaca dan keterampilan lainnya dalam waktu singkat. (MK/*)