Matakasus.com, Bangka Tengah – Upaya kolaboratif Arsari Tambang dalam mendukung agenda pembangunan daerah kembali menuai apresiasi. Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memberikan sertifikat penghargaan kepada dua anak usaha Arsari Tambang, yakni PT Mitra Stania Bemban (MSB) dan PT Mitra Stania Kemingking (MSK), atas kontribusi konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Kamis (29/1/2026).
Penyerahan penghargaan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, di Desa Kurau, Kecamatan Koba, Selasa (27/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Algafry Rahman menilai sinergi yang dibangun PT MSB dan PT MSK bersama pemerintah daerah sebagai contoh kemitraan yang patut diapresiasi. Ia menegaskan, keberadaan perusahaan di Bangka Tengah tidak hanya menjalankan aktivitas usaha, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial yang berdampak langsung bagi warga.
“Sinergi seperti ini harus terus ditingkatkan demi kemajuan daerah. Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Arsari Tambang, khususnya PT MSB dan PT MSK,” ujar Algafry Rahman.
Direktur PT Mitra Stania Bemban, Harwendro Adityo Dewanto, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi pengingat bagi perusahaan untuk terus menjaga komitmen sosialnya. Menurutnya, sertifikat ini bukan sekadar simbol administratif, melainkan refleksi manfaat nyata yang dihadirkan perusahaan di tengah masyarakat.
“Kolaborasi ini harus terus dijaga secara konsisten. Perusahaan berkomitmen hadir memberi arti dan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat,” kata Harwendro.
Penghargaan kepada PT MSB diberikan atas keterlibatannya dalam program pembangunan rumah swadaya melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) di Desa Kurau dan Desa Kurau Barat sepanjang tahun 2025. Sementara PT MSK memperoleh apresiasi atas partisipasinya dalam program pembangunan Rumah Layak Huni di Bangka Tengah pada periode yang sama.
Program-program tersebut dinilai berperan penting dalam menghadirkan hunian yang lebih aman dan nyaman, sekaligus mempercepat penurunan angka Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Bangka Tengah.
Supervisor PPM Arsari Tambang, Raden Erwin Rio, menegaskan bahwa seluruh inisiatif sosial perusahaan dijalankan berdasarkan arahan pimpinan dan manajemen untuk terus membangun kemitraan dengan pemerintah daerah.
Selain memenuhi ketentuan Kementerian ESDM, perusahaan juga berupaya menerjemahkan arahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendukung penguatan ketahanan pangan.
Sepanjang 2025, Arsari Tambang telah merealisasikan pembangunan tujuh unit rumah layak huni di Desa Kemingking dan Desa Kerakas, pembangunan jalan setapak di Desa Kurau, serta pendirian Puskesmas Pembantu di Desa Kerakas. Perusahaan juga terlibat dalam pengembangan Mangrove Munjang, sektor agrotani, hingga peternakan ayam pedaging di Desa Sarang Mandi.
“Ini adalah bentuk komitmen nyata perusahaan untuk hadir dan membantu masyarakat melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM),” pungkas Rio. (MK/*)













