Peringati HKN ke-61, Pemkab Bateng Gelar Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas untuk Lansia

Oplus_131072

KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka Tengah menggelar Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas yang mencakup penyakit kardiovaskuler, kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta layanan kesehatan bagi lansia. Kegiatan digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Bangka Tengah pada Jumat (21/11/2025) pagi.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, turut hadir bersama Ketua TP Posyandu Bateng, Eva Algafry, Camat Koba, serta sekitar 150 lansia dari Kecamatan Koba dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tersebut.

Algafry mengungkapkan bahwa kegiatan dimulai dengan berbagai aktivitas yang melibatkan para lansia.

“Sejak pagi suasananya sangat hidup. Ada senam lansia, kemudian penyuluhan kesehatan oleh dr. Yeni, Spesialis Penyakit Dalam RSUD Abu Hanifah, yang memberikan penjelasan mengenai gejala-gejala penyakit prioritas seperti stroke, jantung, kanker, dan lainnya,” jelasnya.

Bupati menekankan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Pemkab Bateng untuk melakukan deteksi dini terhadap penyakit yang rentan dialami kelompok lansia dan pra lansia.

“Jika penyakit bisa terdeteksi sejak awal, maka langkah pencegahan dan penanganannya dapat dilakukan lebih cepat,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun, menuturkan bahwa rangkaian peringatan HKN telah dimulai sejak September 2025 dan akan berlangsung hingga Desember 2025 dengan berbagai program kesehatan.

“Kegiatan pengendalian penyakit prioritas ini ditujukan bagi pra lansia usia 45–59 tahun dan lansia usia 60 tahun ke atas di Kecamatan Koba. Pada usia tersebut banyak terjadi penurunan fungsi tubuh sehingga perlu perhatian lebih terhadap kondisi kesehatan mereka,” kata Zaitun.

Ia juga menekankan pentingnya pola makan sehat bagi lansia.

“Rata-rata harapan hidup masyarakat Bangka Tengah saat ini berada di angka 73 tahun. Harapannya ke depan bisa meningkat hingga 80 tahun,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan bantuan benih ikan nila dari Dinas Perikanan Bangka Tengah kepada masyarakat sebagai langkah pengendalian jentik nyamuk penyebab Demam Berdarah. Bantuan tersebut diserahkan melalui seluruh kepala desa dan lurah di Kecamatan Koba.

Selain itu, Baznas Bateng menyalurkan bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama 11 bulan dengan total Rp3.605.392.100 untuk 7.603 penerima, serta dukungan program kesehatan bagi 836 orang senilai Rp990.000.701. Pemkab Bateng juga menyerahkan bantuan kursi roda untuk Puskesmas Koba. (MK/*)