DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

PT Timah Tbk Gelar FGD RIPPM di Beltim, Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan Masyarakat

Matakasus.com, Belitung Timur – PT Timah Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penyusunan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang lebih terarah. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) pembaruan dokumen Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) di Kabupaten Belitung Timur, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Zahari MZ, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Belitung Timur itu melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga para kepala desa.

FGD ini menjadi ruang diskusi strategis untuk menjaring masukan, saran, dan aspirasi dari pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan. Tujuannya adalah menyusun dokumen RIPPM yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Timur, Erna Kunondo, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT Timah Tbk yang menggelar forum konsultasi publik sebagai bagian dari pembaruan RIPPM.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Timah Tbk yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan forum konsultasi publik ini. Forum ini menjadi wadah untuk membangun komunikasi, menyerap aspirasi, serta menyusun dokumen RIPPM yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat Kabupaten Belitung Timur dan selaras dengan arah pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurut Erna, keberadaan PT Timah Tbk di Belitung Timur diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekonomi melalui investasi dan penyerapan tenaga kerja, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Ia menilai pembaruan RIPPM merupakan langkah strategis agar program tanggung jawab sosial perusahaan dapat disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, potensi daerah, dan prioritas pembangunan setempat.

Erna juga berharap forum tersebut mampu melahirkan rekomendasi konstruktif guna memperkuat program peningkatan kualitas sumber daya manusia, ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, serta sektor strategis lainnya. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.