DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

PT Timah Tbk Intensifkan Transisi Energi Bersih untuk Dukung Net Zero Emission 2060

PANGKALPINANG — Komitmen terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) terus diperkuat PT Timah Tbk melalui berbagai langkah strategis dan implementasi roadmap dekarbonisasi guna mendukung target net zero emission pada 2060. Rabu (13/5/2026).

Perusahaan terus menjalankan sejumlah program mitigasi yang difokuskan untuk menekan emisi karbon dari aktivitas operasional pertambangan dan industri. Salah satu upaya utama dilakukan melalui transisi energi dari bahan bakar fosil menuju energi yang lebih rendah emisi.

Implementasinya diwujudkan lewat pemanfaatan biodiesel secara bertahap, mulai dari B20 hingga kini mencapai B40, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendukung operasional yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Selain itu, perusahaan juga mulai memanfaatkan energi baru terbarukan melalui pemasangan solar cell dan penggunaan sumber energi alternatif lainnya guna mendukung pengurangan emisi GRK secara berkelanjutan.

Program dekarbonisasi turut diterapkan pada unit usaha PT Timah Industri dengan penggunaan bahan bakar gas serta pemasangan solar photovoltaic (solar PV) di kawasan operasional dan area reklamasi.

“Upaya dekarbonisasi menjadi bagian penting dari transformasi perusahaan untuk menciptakan operasional pertambangan yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan,” kata Anggi Siahaan.

Menurut Anggi, penerapan energi rendah emisi, pengembangan energi baru terbarukan, hingga program berbasis solusi alam menjadi langkah nyata perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara keberlanjutan lingkungan dan keberlangsungan bisnis.

PT Timah Tbk juga menjalankan program carbon offset melalui penanaman pohon dan reboisasi hutan sebagai strategi penyerapan karbon. Di sisi lain, perusahaan terus melakukan riset dan pengembangan teknologi ramah lingkungan yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional.

Dalam roadmap dekarbonisasi, perusahaan turut mendorong efisiensi energi, pengembangan investasi berbasis energi baru terbarukan, elektrifikasi kendaraan operasional, penggunaan biodiesel menuju B100, hingga modifikasi alat penambangan untuk menekan emisi.

Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PT Timah Tbk dalam mendukung transisi energi bersih dan pembangunan berkelanjutan sekaligus berkontribusi terhadap target nasional net zero emission 2060. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.