DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

PT Timah Tbk Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Pembinaan 117 UMKM di Tahun 2025

PANGKALPINANG — Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional maupun daerah. Menyadari peran strategis tersebut, PT Timah Tbk secara konsisten menjalankan program pembinaan UMKM di wilayah operasional perusahaan sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial. Kamis (8/1/2026).

Sepanjang tahun 2025, melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK), PT Timah Tbk telah menyalurkan dukungan permodalan kepada 117 UMKM baru yang resmi menjadi mitra binaan. Para pelaku usaha tersebut tersebar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Riau, serta Sumatera Selatan.

Program PUMK dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan membantu UMKM agar lebih mandiri, berkembang, dan memiliki daya saing. Tidak hanya sebatas bantuan modal, PT Timah Tbk juga memberikan pendampingan usaha, pelatihan manajemen, peningkatan mutu produk, hingga dukungan promosi dan pemasaran.

Mitra binaan berasal dari beragam sektor, seperti kuliner, kerajinan, fesyen, produk kreatif lokal, perikanan, pertanian, hingga jasa. Keberagaman ini diharapkan mampu memperkuat struktur ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Department Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, menyampaikan bahwa pembinaan UMKM merupakan langkah nyata perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Menurutnya, UMKM berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penguatan ekonomi kerakyatan.
“Melalui program ini, kami mendorong pelaku UMKM agar lebih inovatif, mandiri, dan mampu memperluas jangkauan pasar,” ujarnya.

Program PUMK juga sejalan dengan upaya PT Timah Tbk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan penciptaan lapangan kerja.

Salah satu mitra binaan, Kardina (41), pelaku usaha Pempek Udang Mama Sabil asal Kerabut, mengaku merasakan manfaat program ini, terutama dalam hal promosi.

Ia berharap kemitraan dengan PT Timah Tbk dapat membuat produknya semakin dikenal luas dan berdampak pada peningkatan omzet.
Melalui pendampingan berkelanjutan, PT Timah Tbk berupaya memastikan UMKM binaan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh dan memberi kontribusi nyata bagi perekonomian daerah. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah