PT Timah Tbk Salurkan Bantuan bagi Kelompok Nelayan, Ada Alat Tangkap Hingga Infrastruktur

PangkalpinangPT Timah Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kesejahteraan nelayan di wilayah operasional melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Sepanjang 2025, perusahaan menyalurkan bantuan kepada belasan kelompok nelayan yang tersebar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Riau, dan Provinsi Kepulauan Riau. Jumat (20/2/2026).

Bantuan yang diberikan mencakup penyediaan alat tangkap seperti mesin tempel dan jaring, perbaikan perahu nelayan yang mengalami kecelakaan saat melaut, hingga dukungan infrastruktur pesisir. Fasilitas yang dibantu antara lain tambatan perahu, pengerukan alur muara, serta sarana pendukung aktivitas nelayan lainnya.

Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas melaut sekaligus menopang ekonomi keluarga nelayan.
Salah satu penerima manfaat adalah KUB Nelayan Laut Tersenyum di Desa Burong Mandi, Kabupaten Belitung Timur. Ketua KUB, Sugian, menyampaikan bahwa bantuan mesin ketinting diberikan kepada nelayan yang sebelumnya mengalami kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem.

“Terima kasih kepada CSR PT Timah yang telah membantu nelayan yang mengalami kecelakaan. Ini sangat membantu apalagi ditengah kondisi ekonomi saat ini dan hasil tangkapan juga tidak menentu. Rasanya kalau harus membeli sendiri ini sangat lumayan harganya tidak murah bagi kami nelayan,” katanya.

Hal serupa disampaikan Sekretaris KUB Ratu Laut Teluk Dalam, Desa Kundur, Dedi.
“Baru tahun ini kami mendapat bantuan dari PT Timah Tbk. Bantuan ini akan dimanfaatkan untuk membeli alat tangkap, yaitu jaring udang, karena memang sebagian besar nelayan di sini menggunakan jaring udang,” jelasnya.

Sementara itu, Department Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, menegaskan bahwa dukungan kepada nelayan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di wilayah pesisir.

“Sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah pesisir, PT Timah Tbk berperan mendukung keberlanjutan mata pencaharian masyarakat, termasuk nelayan. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat perekonomian nelayan,” ujarnya. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.