DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Semarak Bulan K3 Nasional 2026, PT Timah Tbk Gelar Timah Fire & Rescue Challenge

PANGKALPINANG — Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 di lingkungan PT Timah Tbk terus berlangsung semarak di seluruh wilayah operasional perusahaan. Salah satu agenda utama yang digelar yakni Timah Fire & Rescue Challenge, sebuah kompetisi kesiapsiagaan tanggap darurat yang diikuti sembilan tim perwakilan unit operasi. Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Direktur Utama PT Timah Tbk, Harry Budi Sidharta, di Area Kantor Pusat PT Timah Tbk, Selasa (27/1/2026). Acara tersebut turut dihadiri Division Head HSE and Sustainability PT Timah Tbk Rudy Nursalam serta jajaran karyawan.

Perlombaan yang berlangsung selama dua hari ini disambut antusias oleh para peserta. Berbagai simulasi berisiko tinggi disiapkan panitia, mulai dari melewati lorong sempit, tanjakan ekstrem, hingga mengangkat beban berat dan simulasi penyelamatan korban, yang menguji ketahanan fisik, ketangkasan, dan kerja sama tim.

Harry Budi Sidharta menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun dan memperkuat budaya keselamatan kerja. Menurutnya, aspek K3 merupakan tanggung jawab bersama seluruh insan perusahaan demi menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta tetap mengutamakan keselamatan serta menjaga kekompakan selama kompetisi berlangsung. “Rescue tidak hanya untuk lingkungan kerja, tetapi juga sebagai wujud sinergi jika masyarakat Bangka Belitung membutuhkan bantuan darurat. K3 harus menjadi budaya bersama,” ujarnya.

Dalam rangkaian Bulan K3 Nasional 2026, PT Timah Tbk juga menggelar berbagai agenda lain, seperti upacara pembukaan di area operasi, kampanye dan edukasi K3, safety talk tematik, sosialisasi penggunaan APD standar, hingga pelatihan sertifikasi dan 14 perlombaan bertema keselamatan kerja.

Salah satu peserta dari Division Area Belitung, Sarli Arisman, mengungkapkan timnya telah melakukan persiapan matang, baik latihan fisik maupun simulasi. Menurutnya, tantangan terberat adalah proses evakuasi korban yang membutuhkan koordinasi dan kekompakan tim secara maksimal. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.