DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Wakil Bupati Bateng Efrianda Hadiri Tudang Sipulung, Gubernur Babel Tegaskan Dukungan untuk Batu Belubang

Oplus_131072

Matakasus.com, Pangkalanbaru — Warga Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, kembali menggelar tradisi adat Tudang Sipulung di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Batu Belubang, Minggu (14/12/2025). Tradisi yang telah menjadi agenda tahunan ini berlangsung penuh kekhidmatan dan kebersamaan sebagai simbol rasa syukur masyarakat pesisir atas rezeki yang diperoleh sepanjang tahun.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, yang memberikan apresiasi atas konsistensi masyarakat Desa Batu Belubang dalam menjaga dan melestarikan tradisi leluhur. Menurutnya, Tudang Sipulung merupakan kekayaan budaya yang harus terus dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Saya selalu berusaha hadir setiap tahun karena kecintaan saya kepada masyarakat Batu Belubang. Tradisi ini adalah identitas budaya yang tidak boleh hilang ditelan zaman,” ungkap Gubernur Hidayat Arsani.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk terus mendukung kegiatan adat tersebut. Gubernur menyampaikan bahwa ke depan lembaga adat yang menaungi Tudang Sipulung akan difasilitasi agar dapat memperoleh dukungan hibah dari pemerintah provinsi. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan keharmonisan yang telah terbangun.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, menyampaikan kekagumannya atas pelaksanaan Tudang Sipulung yang sarat makna dan nilai kebersamaan. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi wujud nyata rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sarana mempererat silaturahmi.

“Hari ini kita menyaksikan kebersamaan luar biasa yang diinisiasi oleh Persatuan Masyarakat Bugis Sulawesi. Masyarakat Batu Belubang menunjukkan rasa syukur atas nikmat dan rezeki yang telah diberikan. Semoga dengan silaturahmi yang kuat, ke depan rezeki masyarakat, baik dari sektor perikanan maupun ekonomi lainnya, semakin melimpah,” ujar Efrianda.

Ia juga mengungkapkan rencana untuk mengembangkan kegiatan Tudang Sipulung agar dapat dikemas lebih besar pada tahun mendatang, terlebih kegiatan tersebut telah mendapat dukungan langsung dari Gubernur Babel.

Lebih lanjut, Efrianda menyoroti potensi besar Desa Batu Belubang yang perlu terus dikembangkan, khususnya di sektor pariwisata dan perikanan. Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, kata dia, telah membangun TPI dan dermaga, serta berencana menambah panjang dermaga guna menunjang aktivitas nelayan. Selain itu, Desa Batu Belubang juga diproyeksikan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih.

“Kami memberikan perhatian serius terhadap desa ini, baik dari sisi perikanan, wisata, maupun potensi lainnya. Semua ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Efrianda juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kekompakan dan berbagai prestasi yang telah diraih. Ia berharap nilai kebersamaan tetap terjaga meskipun masyarakat berasal dari beragam latar belakang suku dan budaya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Desa Batu Belubang, Ahirman, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan adat tahunan tersebut. Ia menegaskan bahwa Tudang Sipulung memiliki makna mendalam sebagai ungkapan syukur masyarakat atas keberkahan rezeki selama setahun terakhir.

“Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur masyarakat karena selama satu tahun mencari nafkah, alhamdulillah kebutuhan keluarga dapat terpenuhi. Kehadiran para pemimpin daerah hari ini juga menjadi keberkahan tersendiri bagi kami,” tuturnya.

Ahirman menambahkan bahwa pembangunan desa tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari masyarakat hingga pemerintah di semua tingkatan. Ia berharap ke depan Tudang Sipulung dapat diselenggarakan dengan konsep yang lebih baik dan melibatkan lebih banyak daerah di Bangka Belitung, sebagaimana rencana yang disampaikan Gubernur Babel untuk memusatkan kegiatan di Pantai Tapak Antu.

Dalam rangkaian acara tersebut, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung juga menyerahkan bantuan sosial berupa 150 kantong beras kepada masyarakat Desa Batu Belubang sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga pesisir. (*)