MATAKASUS.COM|PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama Badan Amil Zakat Nasional Kota Pangkalpinang resmi memulai kegiatan Fundraising Zakat Ramadan 1447 Hijriah. Agenda tahunan ini digelar di Balai Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (3/3/2026), dan menandai dimulainya pengumpulan zakat selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Prof. Saparudin selaku Wali Kota Pangkalpinang. Turut hadir Dessy Ayutrisna, serta Max Mariners bersama jajaran. Dalam kesempatan itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara simbolis menjadi muzaki pertama dengan menunaikan zakat melalui Baznas Kota Pangkalpinang.
Penyerahan zakat secara simbolis ini menjadi bentuk keteladanan pimpinan daerah sekaligus ajakan kepada aparatur sipil negara dan masyarakat luas agar menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi. Menurut Wali Kota, kegiatan fundraising tahun ini merupakan pelaksanaan kelima dan menjadi momentum penting untuk menguatkan kesadaran umat Islam akan peran zakat dalam membantu masyarakat yang berhak menerima.
Ia menegaskan bahwa zakat memiliki fungsi strategis dalam meringankan beban mustahik sebagaimana diatur dalam ajaran Islam, termasuk delapan golongan penerima yang telah ditetapkan. Karena itu, pengelolaan zakat harus dilakukan secara profesional, tertib, dan sesuai ketentuan agama serta peraturan perundang-undangan.
Wali Kota juga menilai Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Baznas telah menjalankan pengelolaan dan penyaluran zakat dengan baik. Ia menyebut proses distribusi zakat dilakukan melalui tahapan verifikasi, mulai dari pemeriksaan data administrasi, kunjungan lapangan, hingga penilaian kelayakan penerima.
Selain mengimbau ASN menunaikan zakat fitrah maupun zakat harta yang telah memenuhi syarat, Pemkot Pangkalpinang juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat.
Mekanisme pengawasan dan audit yang diterapkan Baznas diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik, sehingga zakat yang dihimpun benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (Mung/*)













