DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

17 Karyawan PT Timah Tbk Luncurkan Buku SELARAS tentang Reklamasi

BANGKA — Komitmen reklamasi yang dijalankan PT Timah Tbk di wilayah operasionalnya selama bertahun-tahun kini terdokumentasi dalam sebuah karya literasi. Sebanyak 17 karyawan perusahaan meluncurkan buku berjudul SELARAS: Harmoni Reklamasi PT Timah di Bumi Utara Bangka yang diterbitkan oleh IPB Press. Selasa (23/6/2026).

Peluncuran buku berlangsung di Kebun Agro Area Bangka Utara, Desa Batu Rusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. Kehadiran buku ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendokumentasikan praktik pengelolaan lingkungan sekaligus mengedukasi publik mengenai pentingnya reklamasi dalam pertambangan berkelanjutan.

Buku antologi tersebut memuat kisah, pengalaman, tantangan, hingga inovasi para karyawan yang terlibat langsung dalam proses reklamasi, baik di darat maupun laut. Beragam perspektif para penulis menghadirkan gambaran tentang upaya pemulihan lingkungan yang tidak hanya berorientasi pada rehabilitasi lahan pascatambang, tetapi juga menumbuhkan harapan, kolaborasi, dan keberlanjutan ekosistem.

Department Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan penerbitan buku ini merupakan wujud dokumentasi pengetahuan dan pengalaman lapangan yang telah dibangun perusahaan selama menjalankan program reklamasi.

“Buku ini menjadi bukti bahwa reklamasi bukan hanya program perusahaan, tetapi sebuah proses panjang yang melibatkan dedikasi, inovasi, dan kolaborasi banyak pihak. Melalui tulisan para karyawan yang terlibat langsung di lapangan, masyarakat dapat melihat bagaimana upaya pemulihan lingkungan dilakukan secara nyata dan berkelanjutan,” kata Anggi.

Ia menambahkan, buku ini juga diharapkan menjadi sarana transfer pengetahuan bagi generasi berikutnya.

Salah satu penulis, Tofan Randy Wijaya, menegaskan bahwa SELARAS disusun dalam format antologi dengan pendekatan yang ringan dan mudah dipahami. “SELARAS bukan buku laporan perusahaan. Kami ingin menghadirkan cerita yang dekat dengan pembaca sehingga siapa pun dapat memahami proses reklamasi dari sudut pandang para pelaku di lapangan,” ujarnya.

Melalui buku ini, para penulis berharap praktik baik reklamasi yang telah dilakukan dapat memperkaya literasi lingkungan serta memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemulihan alam secara berkelanjutan. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.