DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

PT TIMAH Tbk Salurkan Bantuan Alat Tangkap untuk Dongkrak Hasil Nelayan Tradisional di Desa Kundur

Matakasus.com, Kundur  — PT TIMAH Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penyaluran bantuan alat tangkap kepada nelayan tradisional. Kali ini, bantuan diberikan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Ratu Laut Teluk Dalam yang berada di Desa Kundur. Selasa (23/12/2205).

Sekretaris KUB Ratu Laut Teluk Dalam, Dedi, menjelaskan bahwa kelompok nelayan yang dipimpinnya telah lama terbentuk dan seluruh anggotanya merupakan nelayan tradisional yang menggantungkan hidup dari laut. Saat ini, kelompok tersebut beranggotakan 13 orang nelayan yang sehari-hari melaut menggunakan peralatan sederhana seperti sampan kecil dan mesin berkapasitas terbatas.

Menurut Dedi, bantuan dari PT TIMAH Tbk menjadi angin segar bagi para nelayan, khususnya untuk memenuhi kebutuhan alat tangkap utama berupa jaring udang. Selama ini, sebagian besar jaring yang digunakan nelayan sudah tidak layak pakai karena usia dan kerusakan, sementara kemampuan ekonomi nelayan sangat terbatas untuk membeli jaring baru.

Ia mengungkapkan, harga alat tangkap yang relatif mahal kerap tidak sebanding dengan hasil tangkapan yang diperoleh. Kondisi tersebut membuat penggantian jaring menjadi hal yang sulit, mengingat penghasilan nelayan lebih diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.

Melalui bantuan ini, setiap anggota kelompok akan menerima tujuh unit jaring udang baru yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan hasil tangkapan saat melaut. Dengan kondisi jaring yang lebih baik, nelayan optimistis produktivitas mereka akan meningkat.

Dedi juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT TIMAH Tbk terhadap nelayan tradisional. Ia berharap dukungan perusahaan tidak berhenti pada bantuan alat tangkap semata, tetapi juga berlanjut dalam bentuk program pemberdayaan nelayan yang berkelanjutan.

Diketahui, PT TIMAH Tbk secara konsisten menjalankan program sosial bagi masyarakat pesisir, mulai dari bantuan alat tangkap, santunan bagi nelayan yang mengalami kecelakaan laut, hingga dukungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan bagi nelayan. (MK/*)