DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Lewat Program TJSL, PT Timah Tbk Perkuat Pesisir dengan Ribuan Mangrove di Kundur dan Meranti

PANGKALPINANG — Komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan terus ditunjukkan PT Timah Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang tahun 2025, perusahaan ini merealisasikan penanaman sekitar 11.000 pohon mangrove di wilayah pesisir Pulau Kundur, Kabupaten Karimun, serta Kabupaten Kepulauan Meranti. Senin (19/1/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan di sejumlah titik, antara lain Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Meranti, serta Desa Sawang Laut dengan melibatkan Kelompok Tuah Bersatu Sawang Laut. Penanaman mangrove ini bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mengurangi risiko abrasi pantai, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Pelaksanaan program TJSL ini dilakukan secara kolaboratif dengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan masyarakat pesisir. Keterlibatan langsung warga dinilai penting karena merekalah pihak yang paling merasakan manfaat jangka panjang dari keberadaan hutan mangrove.

Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, menjelaskan bahwa mangrove memiliki fungsi vital bagi kawasan pesisir. Selain menjadi benteng alami terhadap abrasi, mangrove juga berperan sebagai habitat biota laut dan penyerap karbon yang efektif dalam menghadapi perubahan iklim. Melalui TJSL, perusahaan berupaya mengintegrasikan aspek lingkungan dan sosial sebagai bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Di sisi lain, manfaat ekonomi juga diharapkan tumbuh seiring dengan pulihnya ekosistem pesisir. Kepala Desa Sawang Laut, Jefrizal, mengapresiasi kontribusi PT Timah Tbk dalam rehabilitasi mangrove di Pantai Kobel yang sebelumnya mengalami kerusakan. Menurutnya, mangrove yang ditanam dapat menjadi penahan abrasi sekaligus meningkatkan hasil tangkapan nelayan karena berfungsi sebagai habitat ikan dan udang.

Ke depan, pemerintah desa berharap kerja sama dengan PT Timah Tbk dapat terus berlanjut dalam berbagai program pelestarian lingkungan pesisir yang berkelanjutan. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah.