DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Edukasi Lingkungan Sejak Dini, PT Timah Tbk Libatkan Pelajar Lewat Aksi Tanam Mangrove

PANGKALPINANGPT Timah Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan melibatkan pelajar sebagai bagian dari upaya edukasi berkelanjutan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan ialah mengajak siswa terlibat langsung dalam kegiatan penanaman mangrove di wilayah pesisir. Kamis (29/1/2026).

Program penanaman mangrove ini dirancang sebagai sarana pembelajaran lapangan agar pelajar tidak hanya memahami konsep lingkungan secara teori, tetapi juga merasakan praktik nyata menjaga alam. Dalam kegiatan tersebut, para siswa dibekali pengetahuan mengenai peran penting mangrove dalam menahan abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem laut, serta menopang kehidupan masyarakat pesisir.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Timah Tbk yang berfokus pada edukasi lingkungan berkelanjutan dan peningkatan kesadaran generasi muda terhadap isu perubahan iklim serta degradasi lingkungan.

Salah satu kegiatan penanaman mangrove dilaksanakan bersama pelajar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bangka di kawasan Kolong Buntu, Balai Karya Air Kantung, Sungailiat, Kabupaten Bangka. Selain itu, PT Timah Tbk juga mendukung Program Sekolah Adiwiyata melalui penanaman ribuan bibit mangrove di kawasan Pantai Takari, Kabupaten Bangka.

Program Sekolah Adiwiyata ini diikuti oleh pelajar dari sejumlah sekolah di Kabupaten Bangka. Ketua Pelaksana, Heti Rukmana, menyampaikan apresiasi atas dukungan PT Timah Tbk dalam penanaman 3.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Takari. Peserta kegiatan berasal dari SDN 24 Sungailiat, SDN 17 Sungailiat, dan SDN 22 Sungailiat.

“Kami bersyukur serta mengapresiasi sebesar-besarnya untuk PT Timah Tbk yang telah memberikan dukungan penuh dan menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan,” ujarnya.

Department Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan bahwa pelibatan pelajar diharapkan dapat membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini.

“Melalui edukasi langsung di lapangan, pelajar diajak memahami bahwa menjaga lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Penanaman mangrove menjadi media belajar yang efektif dan aplikatif,” jelasnya.

Selain praktik penanaman, pelajar juga menerima materi mengenai manfaat ekologis mangrove, teknik penanaman yang tepat, serta peran masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.