DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

PT Timah Tbk Restocking Ribuan Kepiting Bakau untuk Jaga Ekosistem Laut Karimun

KARIMUNPT Timah Tbk terus menjalankan program pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari upaya mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir. Salah satu langkah yang dilakukan adalah kegiatan restocking kepiting bakau di kawasan pesisir Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Selasa (14/7/2026).

Program ini bertujuan membantu menjaga keseimbangan ekosistem mangrove sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir.

Berdasarkan data perusahaan, selama periode 2017 hingga 2025, PT Timah Tbk telah melepas sebanyak 5.600 ekor kepiting bakau ke sejumlah kawasan pesisir di Karimun. Pelepasliaran dilakukan secara bertahap pada lokasi yang dinilai sesuai untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan kepiting bakau di habitat alaminya.

Kepiting bakau merupakan salah satu biota yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain menjadi indikator kesehatan lingkungan, komoditas ini juga memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi sehingga keberadaannya dinilai dapat mendukung penghidupan masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor perikanan.

Department Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan reklamasi laut yang dijalankan perusahaan tidak hanya berfokus pada pemulihan kualitas lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.

“Program reklamasi laut yang kami laksanakan merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan. Restocking kepiting bakau menjadi salah satu langkah nyata untuk meningkatkan populasi biota pesisir sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lingkungan maupun masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, selain restocking kepiting bakau, PT Timah Tbk juga secara konsisten menjalankan berbagai program rehabilitasi ekosistem laut di wilayah operasional perusahaan.

“Berbagai program seperti penanaman mangrove, artificial reef, merupakan bagian dari pengelolaan lingkungan yang dilakukan secara terpadu. Harapannya, ekosistem laut semakin sehat, keanekaragaman hayati tetap terjaga, dan produktivitas perairan dapat terus meningkat,” tambahnya.

Selain di Karimun, PT Timah Tbk juga melaksanakan program restocking cumi di Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan populasi biota laut. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.

error: Content is protected !!