DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Sambut Revalidasi UNESCO, PT Timah Tbk Percantik Geosite Burung Mandi

Belitung Timur – PT Timah Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian warisan geologi, budaya, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, perusahaan memberikan dukungan untuk revitalisasi display perahu kater di kawasan Geosite Pantai Burung Mandi, Kabupaten Belitung Timur, sebagai bagian dari persiapan revalidasi Belitong UNESCO Global Geopark (UGGp) Tahun 2026. Kamis (16/7/2026).

Bantuan tersebut diwujudkan melalui rehabilitasi serta pengecatan ulang display perahu kater yang menjadi salah satu ikon budaya masyarakat pesisir Belitung Timur. Keberadaan display itu tidak hanya menjadi elemen pendukung kawasan wisata, tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi yang memperkenalkan sejarah dan identitas budaya nelayan setempat kepada para pengunjung.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur, Muhammad Yulhaidir, mengapresiasi kontribusi PT Timah Tbk dalam mendukung kesiapan Geosite Burung Mandi menghadapi proses revalidasi UNESCO.

“Melalui dukungan CSR PT TIMAH, kami mengucapkan terima kasih karena telah membantu revitalisasi display kater di Desa Burung Mandi. Ini merupakan salah satu objek yang akan menjadi bagian dari penilaian dalam Belitong Geopark,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus melakukan pembenahan di sejumlah geosite menjelang proses revalidasi. Namun, keterbatasan anggaran membuat kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan kawasan wisata berbasis geopark.

Menurutnya, pengembangan geopark tidak hanya berfokus pada kekayaan geologi, tetapi juga mengangkat nilai budaya dan pemberdayaan masyarakat lokal. Display perahu kater dinilai memiliki peran sebagai sarana informasi mengenai sejarah dan fungsi perahu tradisional yang menjadi identitas nelayan Belitung Timur.

Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Burung Mandi, Herkoles, mengatakan revitalisasi display tersebut memberikan manfaat bagi pengelolaan destinasi wisata. Ia menyebutkan, display yang dibangun sejak 2018 sebelumnya mengalami kerusakan akibat usia sehingga perlu diperbaiki.

“Kami sangat terbantu. Sebagai organisasi yang mengelola objek wisata, dukungan PT TIMAH menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan destinasi wisata berbasis geopark di Desa Burung Mandi,” tutupnya. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.