DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Bulan Bakti PT Timah, 151 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis

MATAKASUS.COM, PANGKALPINANG — Riuh tawa dan tangis anak-anak mewarnai Gedung Graha Kantor Pusat PT Timah Tbk, Sabtu (22/8/2026). Sebanyak 151 anak bersama orang tua hadir untuk mengikuti khitanan massal gratis yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah dengan tema “Timah untuk Rakyat”.

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian perusahaan kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang memberikan manfaat secara langsung, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak.

Salah satu orang tua peserta, Romadani, mengaku bersyukur putranya, Yazid, dapat mengikuti program tersebut. Ia mengapresiasi pelayanan tenaga medis yang dinilainya cepat, ramah, dan mampu membuat anak lebih rileks selama proses khitanan.

“Alhamdulillah senang sekali. Sebelum dilakukan khitannya, dirilekskan dulu oleh perawat dan dokter. Selesai sunat juga diberi tahu cara perawatannya. Diajak ngobrol. Pokoknya memuaskan, pelayanan dari perawat dan semuanya sangat memuaskan,” ujarnya.

Menurut Romadani, proses pendaftaran juga mudah dan praktis. Ia memperoleh informasi dari keluarga dan langsung mendaftarkan putranya melalui tautan yang tersedia. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah kegiatan ini sangat membantu. Harapannya bisa diselenggarakan terus setiap tahun. Bukan saat HUT PT Timah saja, tetapi juga pada momentum Agustus, HUT Indonesia, dan hari-hari besar lainnya. Biar kegiatan ini terus berjalan dan membantu masyarakat,” harapnya.

Apresiasi senada disampaikan Reni, warga Gebek 2. Ia mengaku memperoleh informasi dari saudaranya dan segera mendaftarkan anaknya.

“Terbantu dan sangat terbantu. Terima kasih untuk PT Timah sudah membantu kami,” katanya.

Selain layanan medis gratis, peserta juga menerima paket hadiah dan uang insentif. Salah satunya Fathan, 9 tahun, yang sempat gugup sebelum tindakan. Namun, setelah mendapat pendampingan dokter dan perawat, rasa takutnya berangsur hilang.

“Sebelumnya sedikit takut, pas sudah selesai bahagia,” kata Fathan.

Ia menuturkan proses khitanan berlangsung singkat dengan rasa sakit yang menurutnya tidak terlalu berat.

“Sakitnya itu kayak lebah nyengat kita,” ujarnya polos.

Fathan pun mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. “Senang dapat duit,” tuturnya. (Red/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.