DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Kinerja Keuangan Meningkat, PT Timah Tbk Bukukan Laba Rp1,31 Triliun pada 2025

JAKARTAPT Timah Tbk (IDX: TINS) mencatatkan performa keuangan yang positif sepanjang 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp1,31 triliun. Capaian ini melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Kamis (23/4/2026).

Direktur Utama PT Timah Tbk, Restu Widiyantoro, menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari strategi penguatan tata kelola pertimahan serta optimalisasi kinerja operasional, pemasaran, dan efisiensi keuangan. “Pada tahun 2025 Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,31 triliun atau mencapai 119% dari target yang telah ditetapkan dalam RKAP 2025. Perseroan fokus ke penguatan tata kelola pertimahan, optimalisasi kinerja operasi, pemasaran, dan keuangan,“ ujarnya.

Kinerja ini didukung tren kenaikan harga timah global. Data London Metal Exchange mencatat rata-rata harga timah pada 2025 mencapai USD 34.119,96 per ton, meningkat 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pendapatan perusahaan turut tumbuh menjadi Rp11,55 triliun atau naik 6,41 persen dibandingkan 2024. Laba usaha tercatat Rp1,91 triliun dan EBITDA mencapai Rp2,76 triliun. Dari sisi neraca, total aset meningkat menjadi Rp13,64 triliun, dengan ekuitas naik menjadi Rp8,41 triliun.

Secara operasional, produksi bijih timah mencapai 18.635 ton Sn dan produksi logam timah sebesar 17.815 metrik ton, dengan penjualan 16.634 metrik ton. Pasar ekspor masih mendominasi hingga 95 persen, dengan tujuan utama seperti Singapura, Korea Selatan, Jepang, hingga negara-negara Eropa dan China.

Perusahaan juga terus melakukan efisiensi biaya, penguatan arus kas, serta penurunan beban utang. Di sisi operasional, optimalisasi tambang darat dan laut terus dilakukan guna menjaga keberlanjutan produksi.

PT Timah Tbk optimistis prospek harga timah pada 2026 tetap menjanjikan, didorong permintaan industri elektronik dan semikonduktor. Berbagai strategi telah disiapkan, termasuk hilirisasi, digitalisasi, dan penguatan aspek keberlanjutan. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.