DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

PT Timah Serahkan Bantuan Jaring untuk Nelayan Sawang

KARIMUNPT Timah Tbk terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat pesisir melalui dukungan terhadap mata pencaharian nelayan tradisional. Salah satunya diwujudkan dengan menyerahkan bantuan jaring ikan kepada Perkumpulan Masyarakat Nelayan Kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. (11/8).

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi nelayan yang menangkap ikan biang dan ikan lome. Sebanyak 30 nelayan menjadi penerima manfaat dari program tersebut.

Ketua Perkumpulan Masyarakat Nelayan Kelurahan Sawang, Jumari, mengatakan bantuan itu sangat membantu nelayan, terutama ketika hasil tangkapan tidak menentu.

“Alhamdulillah, bantuan dari PT Timah kami manfaatkan untuk membeli jaring bagi nelayan. Jaring yang dibeli disesuaikan dengan kebutuhan nelayan, yaitu untuk menangkap ikan biang dan ikan lome,” kata Jumari.

Ia menjelaskan, perkumpulan tersebut memiliki lebih dari 100 anggota. Namun, dalam penyaluran bantuan kali ini, pihaknya memprioritaskan 30 nelayan yang aktif melaut dan menggantungkan penghasilan utama dari hasil tangkapan.

Mayoritas nelayan Sawang masih menggunakan sampan sebagai sarana utama untuk mencari ikan di perairan Kundur Barat. Kondisi hasil tangkapan yang fluktuatif turut memengaruhi pendapatan mereka.

Jumari menyebutkan, kebutuhan jaring baru cukup besar. Biaya untuk satu utas jaring, termasuk pembuatannya, dapat mencapai sekitar Rp500 ribu. Sementara melalui bantuan tersebut, setiap nelayan memperoleh sekitar lima utas jaring.

“Kalau membeli satu utas jaring sekaligus dengan upahnya bisa hampir Rp500 ribu. Sekarang satu nelayan bisa mendapatkan lima utas. Ini sangat membantu karena kondisi jaring yang lama sudah banyak yang rusak,” jelasnya.

Menurutnya, jaring baru diharapkan dapat membuat aktivitas melaut lebih optimal sehingga berpotensi meningkatkan hasil tangkapan.

“Kalau jaringnya masih baru, ikan lebih mudah masuk ke perangkap. Jadi kami berharap ini bisa membantu meningkatkan hasil tangkapan nelayan,” katanya.

Jumari berharap hubungan antara perusahaan dan masyarakat pesisir terus dibangun melalui komunikasi, kepedulian, dan sinergi yang saling memberikan manfaat.

“Mudah-mudahan ke depannya perusahaan semakin maju sehingga bisa berkontribusi untuk negara dan masyarakat, sehingga kita bisa sama-sama mendapatkan manfaat,” harapnya. (MK/*)

Sumber: Humas PT Timah Tbk.