DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Bangka Tengah Gelar Orientasi Perencanaan Awal Pembangunan 2027

Oplus_131072

Matakasus.com, Koba – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah resmi mengawali proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan melalui kegiatan Orientasi Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RENJA PD) Tahun 2027. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Besar Sekretariat Daerah Bangka Tengah, Rabu (10/12/2025).

Kegiatan orientasi ini merupakan tindak lanjut dari ketentuan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, yang mengharuskan pemerintah daerah mulai membahas arah pembangunan dua tahun sebelum pelaksanaan. Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, menegaskan bahwa langkah awal ini penting untuk menyeragamkan pemahaman, meningkatkan kapasitas perencana, serta memastikan seluruh dokumen dirumuskan secara tepat waktu, akurat, dan selaras dengan kebutuhan daerah.

“Yang ingin kita pastikan adalah penyelarasan antara RPJMD Kabupaten Bangka Tengah dengan kebijakan provinsi hingga pemerintah pusat, termasuk kementerian terkait. Dengan begitu, sasaran pembangunan tahun 2027 dapat terakomodasi di dalam RKPD dan memiliki dukungan yang kuat,” tutur Efrianda.

Ia menambahkan bahwa seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan harus terlibat aktif agar proses penyusunan berjalan menyeluruh. Pemanfaatan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) juga diwajibkan untuk mengintegrasikan data dan mekanisme e-planning.

Dalam pembahasan prioritas pembangunan, Pemkab Bangka Tengah mempertimbangkan pergeseran fokus dari komoditas lada menuju penguatan sektor pariwisata. Efrianda menjelaskan bahwa minat masyarakat terhadap lada kian menurun, sementara hampir seluruh kecamatan memiliki potensi wisata yang bisa dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi baru.

Selain itu, pemerintah daerah juga menetapkan pengembangan kawasan penyangga ibu kota provinsi sebagai salah satu agenda strategis, termasuk rencana pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Stroke serta penguatan sektor Ekonomi Kreatif di wilayah Pangkalanbaru.

Efrianda menegaskan bahwa kolaborasi semua pihak menjadi kunci agar RKPD 2027 menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Orientasi tersebut turut diikuti secara daring oleh narasumber dari Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri serta dihadiri jajaran Bappeda Provinsi Babel, Sekda, staf ahli, asisten, kepala OPD, dan Tim Penyusun RKPD Bangka Tengah. (MK/*)