DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Pemkot Pangkalpinang Perkuat Pelayanan Publik Melalui Evaluasi dan Transformasi Layanan

PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui langkah evaluasi menyeluruh dan pengembangan inovasi layanan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang dibuka langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Budiyanto, Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Pangkalpinang Aldriyansyah, jajaran kepala OPD, serta perwakilan dari kecamatan se-Kota Pangkalpinang. Sosialisasi tersebut bertujuan memperkuat pemahaman perangkat daerah mengenai mekanisme pemantauan dan evaluasi pelayanan publik, mulai dari tahapan persiapan hingga tindak lanjut hasil evaluasi.

Dalam sambutannya, Prof. Saparudin menekankan bahwa evaluasi bukan sekadar agenda administratif, melainkan instrumen penting untuk memotret kondisi riil pelayanan publik yang diberikan pemerintah kepada masyarakat.

Menurutnya, melalui evaluasi yang konsisten, setiap kelemahan maupun hambatan dalam proses pelayanan dapat diidentifikasi secara lebih jelas, sehingga langkah pembenahan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

“Evaluasi menjadi cermin bagi kita untuk melihat aspek mana yang masih perlu diperbaiki dalam pelayanan publik. Dari situ, kita bisa menyusun langkah perbaikan yang berkelanjutan agar kualitas layanan semakin optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan harus berjalan dalam siklus yang berkesinambungan. Setiap perangkat daerah dituntut tidak hanya mempertahankan standar pelayanan, tetapi juga terus melakukan penyempurnaan demi terciptanya layanan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Selain evaluasi, Wali Kota juga menyoroti pentingnya penguatan standarisasi pelayanan yang sejalan dengan transformasi digital. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara maksimal guna menciptakan pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan efisien.

Ia menyinggung bahwa sejumlah proses administrasi yang sebelumnya masih dilakukan secara manual kini terus diarahkan menuju sistem digital yang terintegrasi.

“Jika sebelumnya pengiriman data masih banyak dilakukan secara manual atau melalui email, ke depan seluruh proses akan terus dikembangkan melalui sistem online yang terhubung dengan berbagai platform yang telah ada,” katanya.

Lebih lanjut, Prof. Saparudin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pangkalpinang memberi perhatian besar pada sektor pelayanan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sektor tersebut meliputi layanan kesehatan, pendidikan, sosial, penanganan stunting, hingga pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pelayanan dasar merupakan fondasi utama yang harus terus ditingkatkan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Melalui sosialisasi ini, ia berharap seluruh perangkat daerah semakin memahami urgensi evaluasi pelayanan publik sebagai landasan untuk mendorong peningkatan indeks pelayanan publik sekaligus menghadirkan pelayanan yang lebih berkualitas bagi masyarakat Kota Pangkalpinang. (MK/*)