DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Pemkot Pangkalpinang Perkuat GERMAS, Budaya Hidup Sehat Didorong Lewat Langkah Pencegahan Penyakit

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Kegiatan yang mengangkat tema “Membudayakan Perilaku Hidup Sehat untuk Mewujudkan Masyarakat Pangkalpinang yang Sehat, Sejahtera, dan Produktif” tersebut berlangsung di halaman Kantor BKPSDMD Kota Pangkalpinang, Kamis (16/7/2026).

Mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Staf Ahli Bidang Keuangan, Ekonomi, dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Devy Ingson, membuka kegiatan sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan pola hidup sehat sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Devy menegaskan bahwa GERMAS merupakan salah satu strategi pemerintah untuk membangun paradigma kesehatan yang lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif dibandingkan tindakan pengobatan. Menurutnya, menjaga kesehatan sejak dini merupakan investasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan produktif.

Ia juga menyoroti meningkatnya ancaman penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes melitus, yang dipengaruhi oleh gaya hidup kurang sehat, minimnya aktivitas fisik, pola makan yang tidak seimbang, kurang istirahat, serta rendahnya kesadaran masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Karena itu, masyarakat diharapkan mulai menerapkan perilaku hidup sehat dari lingkungan keluarga, tempat kerja, hingga lingkungan sosial agar tercipta kualitas hidup yang lebih baik dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Hj. Susanti Saparudin, S.E., mengatakan bahwa berbagai penyakit dapat dicegah apabila masyarakat mampu membangun kebiasaan hidup sehat secara konsisten.

Ia mengajak masyarakat menerapkan enam indikator GERMAS, yakni memperbanyak konsumsi buah dan sayur, berolahraga sedikitnya 30 menit setiap hari, membiasakan mencuci tangan dengan benar, menghindari rokok, melakukan pemeriksaan tekanan darah minimal sekali dalam setahun, serta memeriksa kadar gula darah secara berkala.

Menurut Susanti, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk perilaku hidup sehat sejak dini. Melalui kader-kader PKK yang tersebar hingga tingkat kelurahan, edukasi mengenai gizi keluarga, kesehatan ibu dan anak, sanitasi lingkungan, serta pola hidup bersih dan sehat diharapkan semakin luas menjangkau masyarakat.

Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap semangat GERMAS tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar berkembang menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit, diharapkan terwujud masyarakat Pangkalpinang yang sehat, sejahtera, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik. (MK/*