DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Pemkot Pangkalpinang Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026, Semarakkan Kebersamaan dan Beri Ruang bagi UMKM

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang menghadirkan agenda nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal hingga final Piala Dunia 2026 sebagai upaya menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi pelaku usaha kecil. Kegiatan tersebut dipusatkan di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Selasa (14/7/2026).

Acara yang terbuka untuk masyarakat umum itu diharapkan menjadi ruang berkumpul bagi warga untuk menikmati atmosfer pesta sepak bola dunia secara bersama dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pangkalpinang, Juhaini, mengatakan pemerintah daerah sengaja memfasilitasi penayangan pertandingan mulai babak semifinal hingga partai puncak agar masyarakat memiliki alternatif hiburan yang dapat dinikmati secara bersama-sama.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarmasyarakat melalui momen yang dinikmati secara kolektif.

Selain menghadirkan layar lebar untuk penayangan pertandingan, Pemkot Pangkalpinang juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan kuliner maupun produk unggulan mereka kepada para pengunjung.

Langkah itu diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat selama berlangsungnya kegiatan nobar.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, mengapresiasi inisiatif pemerintah daerah yang menyelenggarakan nobar Piala Dunia 2026. Menurutnya, sepak bola merupakan olahraga yang memiliki banyak penggemar sehingga kegiatan tersebut diyakini mampu menarik antusiasme masyarakat.

Ia berharap seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan menjadi momentum memperkuat kebersamaan warga Kota Pangkalpinang.

Abang Hertza juga menilai tingginya minat masyarakat terhadap Piala Dunia dapat dimanfaatkan untuk mendorong geliat ekonomi pelaku UMKM yang berpartisipasi selama kegiatan berlangsung. Selain itu, penayangan pertandingan melalui TVRI dinilai memberi kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk menikmati laga-laga Piala Dunia tanpa harus menggunakan layanan televisi berlangganan. (MK/*)

error: Content is protected !!