DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR
DESKRIPSI_GAMBAR

Wali Kota Pangkalpinang Salurkan Zakat untuk 433 Siswa melalui Baznas

MATAKASUS.COM, PANGKALPINANG — Kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan anak dari keluarga kurang mampu diwujudkan Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui penyaluran bantuan zakat. Sebanyak 433 siswa jenjang SD, SMP, dan MTs menjadi penerima manfaat bantuan yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang.

Bantuan tersebut diserahkan Wali Kota Pangkalpinang Saparudin kepada Baznas Kota Pangkalpinang dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Baznas, Kelurahan Ampui, Kecamatan Pangkalbalam, Kamis (24/9/2026).

Bantuan yang diberikan berupa beras, mi instan, minuman, serta uang tunai. Penyaluran itu turut dihadiri Ketua Baznas Kota Pangkalpinang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Camat Pangkalbalam, dan Lurah Ampui.

Saparudin mengatakan bantuan tersebut bersumber dari zakat dan sedekah yang dihimpun dari ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang. Dana tersebut kemudian disalurkan untuk membantu anak-anak yang berasal dari keluarga fakir miskin, terutama dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.

“Zakat ini merupakan bentuk kepedulian ASN Pemerintah Kota Pangkalpinang kepada anak-anak dari keluarga fakir miskin yang menerima zakat dan infak,” katanya.

Menurut Saparudin, Baznas mempunyai posisi penting dalam menghubungkan masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi dengan warga yang membutuhkan bantuan. Karena itu, pengumpulan sekaligus penyaluran zakat, infak, dan sedekah dinilai perlu terus diperkuat.

Ia menyebut potensi zakat yang saat ini berhasil dihimpun masih berada pada kisaran 40 hingga 50 persen. Kondisi tersebut menjadi alasan bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk mendorong optimalisasi penghimpunan zakat melalui Baznas.

“Karena itu, penyaluran zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat melalui Baznas perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.

Saparudin memastikan dana yang terkumpul melalui Baznas dapat kembali dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satu bentuknya ialah dukungan terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak sekolah.

“Penyaluran zakat melalui Baznas ini merupakan bentuk nyata dalam membantu masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak sekolah,” katanya.

Ia juga mengajak ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk meningkatkan partisipasi dalam pembayaran zakat melalui Baznas sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Saparudin berharap peningkatan penghimpunan zakat dapat memperluas cakupan program sosial dan pendidikan, sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh manfaat.

“Harapannya, dengan adanya bantuan zakat yang disalurkan melalui Baznas ini, dapat mengurangi beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan biaya pendidikan anak-anak sekolah,” katanya. (/*)