DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR DESKRIPSI_GAMBAR < DESKRIPSI_GAMBAR

Inflasi Pangkalpinang Terkendali, TPID Intensif Pantau Harga dan Distribusi Pangan

Oplus_131072

PANGKALPINANG – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan harga bahan pokok dan kelancaran distribusi pangan di wilayah kota.

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi dan High Level Meeting TPID yang digelar di Smart Room Center Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (20/5/2026). Kegiatan itu dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, bersama unsur TPID serta perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam forum tersebut, Pemkot Pangkalpinang menyoroti capaian pengendalian inflasi daerah yang dinilai cukup positif. Berdasarkan data terbaru, Kota Pangkalpinang berhasil masuk dalam jajaran kota dengan tingkat inflasi terendah secara nasional, yakni berada di posisi kedua dari 96 kota dengan angka inflasi sebesar 0,79 persen.

Dessy menyebut, capaian tersebut menjadi indikator bahwa stabilitas harga kebutuhan pokok di Pangkalpinang masih relatif terkendali di tengah dinamika ekonomi dan fluktuasi harga di sejumlah daerah lain.

Ia menjelaskan, keberhasilan menjaga angka inflasi tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta berbagai pihak yang tergabung dalam TPID Kota Pangkalpinang. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga pasokan barang dan mengantisipasi lonjakan harga di pasar.

Meski demikian, pemerintah tetap mewaspadai potensi kenaikan harga sejumlah komoditas menjelang hari besar keagamaan. Salah satu tantangan yang masih menjadi perhatian adalah hambatan distribusi barang melalui jalur pelabuhan yang dinilai turut memengaruhi harga di tingkat pasar.

“Pengawasan akan terus dilakukan agar pasokan tetap aman dan harga kebutuhan masyarakat tidak mengalami lonjakan signifikan,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Pangkalpinang bersama TPID juga dijadwalkan turun langsung ke lapangan untuk memantau harga bahan pokok di pasar tradisional serta memastikan stok pangan di gudang Bulog tetap tersedia dan mencukupi kebutuhan masyarakat. (MK/*)